Bidik Gelar Perdana, Ini Skuad Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026-Dunia Olahraga

Whisnu Mardiansyah • 24 September 2026 11:04

Jakarta: Kegagalan di turnamen sebelumnya belum lama berlalu, tetapi Timnas Indonesia sudah harus kembali bersiap menghadapi panggung berikutnya. Kali ini, Skuad Garuda punya kesempatan tampil di hadapan pendukung sendiri dalam ajang perdana FIFA ASEAN Cup 2026.

Indonesia menjadi tuan rumah Division 1 dan akan memulai perjuangan menghadapi Singapura di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, pada 25 September 2026. Target yang diusung pun cukup jelas, yakni memburu gelar juara pada edisi perdana turnamen tersebut.

Lantas, seperti apa kekuatan Timnas Indonesia dan seberapa ketat persaingan yang harus dihadapi?
 

 

FIFA ASEAN Cup 2026 dan Persaingannya

FIFA ASEAN Cup 2026 merupakan turnamen perdana yang mempertemukan 14 negara dalam dua divisi. Division 1 yang berlangsung di Indonesia diikuti delapan tim dan terbagi ke dalam dua grup.

Indonesia tergabung di Grup A bersama Singapura, Malaysia, dan Bangladesh. Sementara itu, Grup B diisi Vietnam, Thailand, Filipina, dan Pakistan. Setiap tim akan bertanding satu kali menghadapi penghuni grup lainnya. Juara grup kemudian melaju ke final untuk memperebutkan trofi.

Bagi Indonesia, perjuangan di fase grup dijadwalkan sebagai berikut:
  • Indonesia vs Singapura — 25 September 2026
  • Indonesia vs Malaysia — 28 September 2026
  • Indonesia vs Bangladesh — 1 Oktober 2026
Seluruh pertandingan Indonesia di fase grup akan dimainkan di Stadion Utama GBK, Jakarta.

John Herdman dan Skuad Indonesia

Turnamen ini menjadi kesempatan bagi pelatih John Herdman untuk kembali menguji komposisi Timnas Indonesia setelah hasil kurang memuaskan di ASEAN Hyundai Cup 2026. Pada turnamen tersebut, Indonesia gagal melaju ke semifinal setelah bermain imbang 1-1 melawan Singapura pada laga terakhir fase grup. Hasil itu membuat Singapura mengamankan posisi kedua dan Indonesia tersingkir.

Kini, Herdman mendapatkan kesempatan menurunkan sejumlah pemain yang memperkuat klub di luar negeri. Bahkan, PSSI melalui Herdman telah mengumumkan skuad resmi berisi 23 pemain untuk FIFA ASEAN Cup 2026.

Beberapa nama yang menjadi sorotan antara lain:
  • Maarten Paes dan Emil Audero sebagai dua opsi penjaga gawang.
  • Kevin Diks, Justin Hubner, Elkan Baggott, Nathan Tjoe-A-On, dan Calvin Verdonk di lini belakang.
  • Joey Pelupessy, Ivar Jenner, Thom Haye, dan Egy Maulana Vikri di lini tengah.
  • Ole Romeny, Ragnar Oratmangoen, Luke Vickery, dan Mitchell Baker di lini depan.
Daftar tersebut juga memperlihatkan bahwa Herdman memiliki sejumlah pemain dengan pengalaman bermain di luar negeri untuk memperkuat Skuad Garuda.

Di posisi penjaga gawang, persaingan antara Paes dan Audero juga menjadi salah satu hal yang menarik. Keduanya sama-sama masuk skuad dan bersaing untuk mendapatkan tempat utama. FIFA mencatat Paes melihat persaingan tersebut sebagai hal yang dapat mendorong keduanya untuk terus berkembang.

Indonesia memang memiliki keuntungan sebagai tuan rumah, tetapi persaingan di Division 1 tetap tidak sederhana. Malaysia dan Singapura menjadi dua lawan yang sudah cukup familiar bagi Skuad Garuda.

Bahkan, Singapura baru saja menggagalkan langkah Indonesia di ASEAN Hyundai Cup 2026 melalui hasil imbang 1-1. Karena itu, pertemuan keduanya pada laga pembuka FIFA ASEAN Cup akan menjadi kesempatan bagi Indonesia untuk mendapatkan hasil berbeda. FIFA juga menyebut pertandingan tersebut sebagai ujian awal bagi tuan rumah dalam upayanya mengejar gelar.
 

Malaysia juga tidak bisa diabaikan. Pelatih Tan Cheng Hoe menyebut Indonesia sebagai tim yang diunggulkan di grup, tetapi ia juga menilai Singapura memiliki keuntungan karena sudah bermain bersama dalam waktu cukup lama. Ia turut mengingatkan bahwa Bangladesh tidak boleh dikesampingkan.

Sementara dari Grup B, Vietnam dan Thailand menjadi dua tim yang patut diperhatikan dalam perebutan tiket ke final. Keduanya memiliki pengalaman kuat di level regional dan sama-sama masuk dalam persaingan Division 1.

Hasil di ASEAN Hyundai Cup menjadi salah satu bahan evaluasi bagi Indonesia. Kegagalan lolos dari fase grup menunjukkan bahwa konsistensi dalam tiga pertandingan akan menjadi penting, terlebih format FIFA ASEAN Cup juga menggunakan sistem satu putaran di fase grup.

Selain hasil pertandingan, efektivitas dalam memanfaatkan peluang, kemampuan mempertahankan keunggulan, serta kedalaman skuad akan menjadi faktor penting sepanjang turnamen. Dengan jadwal tiga pertandingan fase grup dalam rentang waktu relatif singkat, rotasi pemain juga berpotensi menjadi bagian dari strategi Herdman.

Kini, Indonesia tidak hanya dituntut melewati fase grup. Sebagai tuan rumah, Skuad Garuda membawa target untuk melangkah hingga final dan memburu trofi perdana FIFA ASEAN Cup. Bahkan, Maarten Paes secara terbuka menyebut targetnya adalah membawa Indonesia meraih gelar di hadapan pendukung sendiri.

Nah, Teman MTVN Lens, FIFA ASEAN Cup 2026 menjadi kesempatan baru bagi Timnas Indonesia untuk membuktikan hasil evaluasi dari turnamen sebelumnya. Perjuangan Skuad Garuda akan dimulai saat menghadapi Singapura di GBK pada 25 September 2026. Mampukah Indonesia memanfaatkan status sebagai tuan rumah dan mengakhiri turnamen dengan trofi perdana?

Jangan lupa saksikan MTVN Lens lainnya hanya di Metrotvnews.com.

(Eunike Michelle Gultom)

(Zein Zahiratul Fauziyyah)


Close Ads X
Close Ads X