.,
12 February 2026 11:56
Perubahan iklim akibat aktivitas manusia diduga memperparah kebakaran hutan besar di Chile dan Argentina. Peneliti menyebut bahwa cuaca ekstrem pemicu kebakaran kini jauh lebih mungkin terjadi dibandingkan tanpa adanya pemanasan global.
Laporan dari World Weather Attribution menunjukkan bahwa cuaca panas, kering, dan berangin yang memicu kebakaran di Chile menjadi 200% lebih mungkin terjadi akibat emisi gas rumah kaca. Sementara itu, di Argentina bagian selatan, risiko kebakaran meningkat hingga 150%.
Kebakaran di Chile menewaskan 23 orang dan menghancurkan lebih dari 1.000 bangunan. Sedangkan di Argentina, lebih dari 45.000 hektar hutan terbakar dan ribuan warga terpaksa dievakuasi.
Para peneliti menegaskan bahwa pemanasan global menjadi pendorong utama meningkatnya risiko kebakaran. Ancaman tersebut diperkirakan terus bertambah jika emisi tidak ditekan.