Tim Satgas Port Visit 2026 Beri Layanan Kesehatan Gratis di Vanuatu

4 October 2026 12:01

Tim Satuan Tugas (Satgas) Terpadu Port Visit 2026 sukses melabuhkan KRI dr. Wahidin Sudirohusodo 991 di Port Vila, Vanuatu, setelah menempuh pelayaran selama 10 hari dari Sorong. Vanuatu menjadi negara pertama yang dikunjungi dalam rangkaian misi diplomasi kesehatan, keselamatan, dan kemanusiaan di kawasan Pasifik.

Memasuki hari kedua kunjungannya, tim Satgas langsung menggelar layanan kesehatan gratis dan bakti sosial yang disambut antusiasme tinggi oleh masyarakat setempat. Tercatat lebih dari 250 warga Vanuatu dari berbagai kalangan mengantre untuk mendapatkan penanganan medis di atas kapal rumah sakit milik TNI Angkatan Laut tersebut.

Komandan Satgas Terpadu Port Visit 2026, Kolonel Laut (P) Benedictus Hery Murwanto, menjelaskan bahwa pelayanan medis yang diberikan berjalan optimal. Fasilitas dan tenaga medis spesialis di KRI dr. Wahidin Sudirohusodo bahkan sukses melakukan sejumlah tindakan operasi bedah ringan.
 



"Pelayanan kesehatan benar-benar ramai, sudah lebih dari 250 orang yang hadir. Tadi juga ada sekitar enam pasien yang harus menjalani operasi bedah ringan, baik di sekitar mata, kaki, maupun bagian lainnya, dan semuanya berhasil ditangani dengan lancar oleh dokter spesialis bedah kami," ungkap Kolonel Benediktus dikutip dari Selamat Pagi Indonesia, Metro TV, Minggu 4 Oktober 2026.

Selain pemeriksaan kesehatan, tim Satgas Port Visit 2026 juga melaksanakan agenda bakti sosial di darat. Anggota Satgas terjun langsung merenovasi sebuah klinik kesehatan di kota setempat, mulai dari pengecatan hingga perapian bangunan.

Bantuan logistik juga disalurkan secara simbolis kepada masyarakat. Bantuan tersebut meliputi 400 paket sembako dari Markas Besar TNI AL dan semen dari Kementerian Perindustrian.

"Kami juga menyerahkan 20 toren air kepada tiga kepala suku setempat. Bantuan ini sangat membahagiakan bagi mereka, mengingat Vanuatu saat ini sedang mengalami musim kemarau panjang akibat dampak fenomena El Nino," tambah Benediktus.

Setelah menyelesaikan seluruh rangkaian misi kemanusiaan dan bakti sosial di Vanuatu, Satgas Terpadu Port Visit 2026 dijadwalkan akan melanjutkan pelayaran untuk menjalankan misi serupa di tiga negara Pasifik lainnya.

(Sofia Zakiah)


Close Ads X
Close Ads X