Metro TV dan UBM Jalin Kerja Sama Strategis Hadapi Era AI

27 October 2026 15:16

Kolaborasi antara dunia pendidikan tinggi dan industri media nasional kian diperkuat. Metro TV dan Universitas Bunda Mulia (UBM) resmi menandatangani nota kesepahaman (MoU) kerja sama strategis guna mempersiapkan generasi muda yang kompeten dan adaptif menghadapi disrupsi teknologi serta kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) di industri penyiaran.

Kerja sama ini menjadi jembatan emas bagi mahasiswa agar tidak hanya menguasai teori di ruang kelas, tetapi juga mendapatkan pengalaman langsung dari para praktisi media profesional. Kolaborasi ini mencakup pembukaan program magang, penyelenggaraan seminar, kuliah umum, hingga proyek bersama bagi mahasiswa lintas program studi.

Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Humaniora UBM, Symphony Akelba Christian, menyambut positif kolaborasi tersebut. Ia berharap kemitraan ini segera terealisasi secara konkret, khususnya dalam penyerapan mahasiswa magang dari berbagai program studi, seperti Ilmu Komunikasi dan Bahasa Mandarin.

"Kami sangat berharap pihak Metro TV sebagai praktisi dapat berbagi pengetahuan (sharing knowledge) secara langsung kepada mahasiswa kami. Melalui magang dan kuliah umum, mahasiswa mendapatkan wawasan nyata mengenai dinamika industri kerja yang sesungguhnya," ujar Symphony dalam tayangan Metro Siang Metro TV, Selasa, 27 Oktober 2026.

Pengukuhan kerja sama ini dirangkaikan dengan diskusi panel bertemakan transformasi media dan pemanfaatan AI. Dalam diskusi tersebut, kehadiran teknologi AI tidak lagi dipandang sebagai ancaman, melainkan peluang besar untuk memperkaya kreativitas dan efisiensi produksi jurnalistik di ruang redaksi.

Pemimpin Redaksi Metro TV, Budiyanto, menegaskan komitmen stasiun televisinya yang selama puluhan tahun konsisten membuka ruang magang bagi mahasiswa, bahkan banyak di antaranya yang kemudian direkrut menjadi karyawan tetap. Ia secara khusus mendorong mahasiswa yang mendalami bidang AI untuk ikut berkontribusi di ruang redaksi.

"Dunia ke depan adalah dunia AI. Kami sangat menunggu mahasiswa yang mendalami artificial intelligence untuk magang di Metro TV agar bisa menyumbangkan ide kreatif dan inovasi. Tujuannya agar talenta muda tetap relevan hari ini dan di masa depan," tegas Budiyanto.

Sementara itu, Direktur Marketing UBM, Young Dame Napitupulu, berharap sinergi ini terus berkembang dan sejalan dengan visi UBM, yaitu Bridging Education to the Real World. Kolaborasi berkelanjutan ini diharapkan menjadi cetak biru hubungan sinergis antara dunia akademisi dan industri dalam mencetak lulusan yang siap menjadi pemimpin media masa depan.

(Firny Firlandini Budi)


Close Ads X
Close Ads X