Jakarta: Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyebut Jakarta menempati peringkat ke-15 kota dengan transportasi publik terbaik di dunia berdasarkan survei Time Out. Posisi tersebut naik dua peringkat dibandingkan tahun sebelumnya, ketika Jakarta berada di urutan ke-17.
Pramono mengatakan peningkatan peringkat tersebut didorong oleh integrasi antarmoda transportasi publik di Jakarta yang semakin baik. Integrasi tersebut mencakup Mass Rapid Transit (MRT), Light Rail Transit (LRT), Transjakarta, Transjabodetabek, dan Mikrotrans.
"Time Out telah mengeluarkan hasil surveinya terhadap 24 ribu warga di masing-masing tempat. Jakarta, yang tahun lalu menduduki peringkat ke-17, sekarang naik menjadi peringkat ke-15 terbaik dunia," ujar Pramono dalam tayangan Metro Siang, Selasa, 20 Oktober 2026.
Ia menjelaskan, hasil survei tersebut juga menunjukkan respons positif masyarakat terhadap layanan transportasi publik di Jakarta. Sebanyak 79,2 persen responden memberikan penilaian positif terhadap layanan yang tersedia.
"Kenapa Jakarta bisa naik dua tingkat? Karena integrasi MRT, LRT, Transjakarta, Transjabodetabek terutama, dan juga Mikrotrans sekarang ini menjadi jauh lebih baik. Dari 24 ribu orang yang disurvei, 79,2 persen menyatakan memberikan nilai positif terhadap layanan transportasi yang ada di Jakarta," kata dia.
Pramono menambahkan, Jakarta menempati peringkat kedua di kawasan Asia Tenggara setelah Singapura. Sementara itu, di tingkat Asia, Jakarta berada di peringkat ketujuh.
Menurut dia, pemerintah daerah akan melanjutkan upaya menghubungkan jaringan transportasi yang belum terintegrasi. Salah satu fokusnya ialah pengembangan layanan Transjabodetabek.
Pramono berharap peningkatan konektivitas transportasi publik dapat membantu mengurangi kemacetan di Jakarta. Ia menilai pengembangan layanan lintas wilayah menjadi salah satu langkah penting untuk meningkatkan penggunaan transportasi umum.