KemenPU Data Kerusakan Gempa M7,6: Infrastruktur Gorontalo Terdampak, Sulut Relatif Aman

3 April 2026 16:19

Kementerian Pekerjaan Umum telah mendata dampak kerusakan infrastruktur akibat gempa bumi bermagnitudo 7,6 yang mengguncang wilayah Indonesia bagian timur. Hasil pendataan awal menunjukkan tingkat kerusakan yang berbeda antara wilayah Sulawesi Utara dan Gorontalo.

Menteri Pekerjaan Umum (PU), Dody Hanggodo, menyampaikan bahwa di Sulawesi Utara, kondisi infrastruktur utama seperti jalan dan jembatan masih relatif aman. Wilayah seperti Minahasa Utara dan Bitung dilaporkan tidak mengalami gangguan signifikan pada akses transportasi.

"Minahasa Utara, Bitung sementara ini jalan-jalan, jalan jembatan masih aman," ujar Dody dalam program Prioritas Indonesia Metro TV, Jum'at 3 April 2026.

Hal serupa juga dilaporkan terjadi di Maluku Utara, di mana aktivitas perkantoran untuk sementara dialihkan dengan sistem kerja jarak jauh. "Terus, ya kena memang kantor kami di Maluku Utara semua kaca pecah," tambahnya

Berbeda dengan Sulawesi Utara, kondisi di Gorontalo menunjukkan dampak yang lebih serius. KemenPU mencatat adanya beberapa titik longsor yang mengganggu akses jalan, sehingga berpotensi menghambat mobilitas dan distribusi logistik.
 

Baca juga: Gempa M 7,6 Bitung Terasa hingga Manado, Begini Penampakannya

Dody menjelaskan, saat ini KemenPU tengah berkoordinasi dengan BMKG, BPBD, serta Basarnas untuk mempercepat penanganan di lapangan, khususnya dalam pembersihan material longsor dan pemulihan akses jalan.

Selain itu, pemerintah juga menyiapkan langkah antisipatif jika ditemukan kerusakan berat, seperti jembatan putus. Dalam kondisi tersebut, pembangunan jembatan sementara akan segera dilakukan dengan melibatkan BNPB serta dukungan TNI dan Polri.

"Paling enggak minimum kita bisa siap bikin jembatan sementara dulu," imbuh Dody.

Pendataan yang dilakukan KemenPU menjadi langkah awal dalam menentukan prioritas penanganan, guna memastikan konektivitas antarwilayah tetap terjaga di tengah situasi pascagempa.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Reno Panggalih Nuha Lathifah)