2 March 2026 17:46
Eskalasi militer yang kian memanas antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran memakan korban jiwa dari kalangan sipil. Pemerintah Iran secara resmi mengumumkan bahwa sebanyak 505 warganya dilaporkan tewas akibat serangkaian serangan udara yang dilancarkan oleh pasukan koalisi Zionis Israel dan Amerika Serikat.
Pernyataan resmi tersebut disampaikan langsung oleh Duta Besar Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi, dalam konferensi pers di, Jakarta, Senin 2 Maret 2026 sore.
Dalam keterangannya, Mohammad Boroujerdi menyebut bahwa serangan militer dari Amerika Serikat dan Israel terhadap kedaulatan Iran masih terus berlangsung. Menyikapi hal tersebut, Teheran menegaskan haknya untuk membela diri dengan melancarkan rentetan serangan balasan yang menargetkan sejumlah pangkalan militer Amerika Serikat di negara-negara tetangga, yang selama ini digunakan sebagai titik tolak peluncuran agresi ke wilayah Iran.
| Baca juga: Iran Sebut Serangan yang Tewaskan Khamenei Bagian dari Permusuhan Panjang AS |