2 January 2026 17:54
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan kemajuan signifikan dalam pembangunan hunian sementara (huntara) bagi warga terdampak banjir bandang dan tanah longsor di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat. Hingga saat ini, sebanyak 1.050 unit huntara telah terbangun dan mulai terlihat fisiknya di tiga provinsi tersebut.
Dalam konferensi pers harian, Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, menyatakan bahwa pengerjaan terus dikebut siang dan malam agar warga terdampak dapat segera pindah ke hunian yang layak.
BNPB menargetkan pembangunan seluruh unit huntara dapat dioptimalkan dalam waktu 1,5 bulan ke depan. Hal ini bertujuan agar para pengungsi bisa menempati hunian baru sebelum memasuki awal bulan suci Ramadan.
"Kita mengharapkan kebutuhan huntara di seluruh kawasan terdampak ini bisa kita optimalkan dalam 1,5 bulan ke depan, sehingga di awal Ramadan nanti warga sudah bisa pindah ke huntara semuanya," ujar Abdul Muhari.
Secara total, BNPB bersama Satgas TNI dan mitra terkait berencana membangun hingga 13.000 unit hunian. Kecepatan pengerjaan menjadi fokus utama, di mana dalam simulasi lapangan, sekitar 600 unit berhasil diselesaikan hanya dalam waktu delapan hari.
| Baca juga: Kapolda Aceh Salurkan 6 Ton Bantuan untuk Korban Banjir Bener Meriah |