Presiden Prabowo Janjikan Hunian Gratis dan Perbaiki Rumah Korban Bencana Sumatra

1 January 2026 14:12

Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen penuh pemerintah dalam menangani dampak bencana banjir bandang dan tanah longsor yang melanda wilayah Sumatra. Presiden menjanjikan bahwa negara akan menanggung seluruh perbaikan rumah warga yang terdampak, tanpa terkecuali.

Pemerintah telah menyiapkan dana khusus untuk membantu pemulihan infrastruktur pemukiman korban bencana. Presiden menekankan bahwa baik kerusakan skala ringan, sedang, maupun berat, semua biaya perbaikan seluruhnya akan ditanggung pemerintah.

Bagi warga yang kehilangan tempat tinggal atau rumahnya hancur total akibat terjangan banjir dan longsor, Presiden Prabowo telah menyiapkan solusi jangka panjang berupa pembangunan hunian tetap (huntap).

"Kita sudah bertekad untuk segera membangun rumah-rumah untuk mengganti rumah-rumah saudara yang hilang, yang rusak kita bantu," tegas Presiden Prabowo.

Hunian baru ini rencananya akan dibangun di atas lahan milik negara dan diberikan secara cuma-cuma kepada para korban yang membutuhkan. Langkah ini diambil agar warga yang terdampak tidak lagi merasa khawatir akan tempat tinggal mereka di masa depan.
 

Baca juga: Hari Pertama di 2026, Presiden Dorong Percepatan Pembangunan Huntara

Selain fokus pada infrastruktur, Presiden juga menyampaikan rasa duka cita yang mendalam kepada warga yang kehilangan anggota keluarganya dalam musibah ini. Ia memastikan bahwa negara hadir untuk memberikan pengurusan dan pelayanan terbaik guna meringankan beban psikologis maupun ekonomi para korban.

"Bela sungkawa kepada mereka-mereka yang kehilangan keluarganya. Kita akan mengurus saudara-saudara sebaik-baiknya," ujar Presiden.

Melihat progres di lapangan, Presiden mengaku cukup optimistis dengan kecepatan proses pemulihan yang sedang berjalan. Namun, ia menegaskan tidak ingin jajarannya cepat berpuas diri. Presiden menginstruksikan seluruh lembaga terkait, termasuk petugas di lapangan, untuk terus bekerja ekstra keras demi mempercepat normalisasi keadaan.

"Kecepatan kita memulihkan keadaan cukup baik. Tentunya kita tidak puas. Saya minta semua lembaga bekerja terus siang malam. Terima kasih para petugas," pungkasnya.

Komitmen ini menjadi angin segar bagi masyarakat Sumatera yang terdampak bencana, memastikan bahwa proses rehabilitasi dan rekonstruksi akan terus dikawal langsung oleh pemerintah pusat hingga tuntas.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Anggie Meidyana)