12 August 2026 14:30
Presiden Prabowo Subianto resmi mengajukan nama Destry Damayanti sebagai calon tunggal Gubernur Bank Indonesia (BI) kepada DPR RI. Langkah ini diambil untuk mengisi jabatan orang nomor satu di Bank Sentral secara definitif guna menjaga stabilitas ekonomi nasional.
Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, mengonfirmasi bahwa surat presiden (Surpres) terkait pencalonan tersebut telah diserahkan ke parlemen pada Senin, 10 Agustus 2026.
"Namanya tunggal, atas nama Ibu Destry Damayanti," kata Prasetyo dikutip dari tayangan Metro Siang Metro TV, Rabu, 12 Agustus 2026.
Destry Damayanti bukanlah sosok baru di dunia moneter. Ia merupakan ekonom senior lulusan Universitas Indonesia dan Cornell University, Amerika Serikat. Sebelum menjabat sebagai Deputi Gubernur Senior BI sejak 2019, Destry memiliki pengalaman luas lintas sektor:
Respons Positif Pasar dan Penguatan Rupiah
Pencalonan Destry disambut hangat oleh pasar. Pada hari pengumuman, nilai tukar Rupiah tercatat menguat 0,79 persen ke level Rp17.755 per USD. Analisis pasar menunjukkan bahwa investor menyukai faktor kesinambungan kebijakan (continuity).
Sebagai figur internal BI, terpilihnya Destry dinilai minim risiko kejutan kebijakan (policy shock), sehingga memberikan kepastian bagi pelaku usaha terkait arah kebijakan suku bunga dan inflasi di masa depan
Tahapan Selanjutnya di DPR
Meski berstatus calon tunggal, Destry tetap harus melewati mekanisme hukum sesuai UU Nomor 4 Tahun 2026 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (PPSK). Tahapan tersebut meliputi:
Kini, perhatian publik tertuju pada proses di parlemen untuk melihat bagaimana Destry memaparkan strateginya dalam menakhodai Bank Indonesia di tengah tantangan ekonomi global yang dinamis.