IPDN Kemendagri Terima Kunjungan Kerja Spesifik Komisi II DPR RI

12 March 2026 15:47

Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) menerima kunjungan kerja spesifik Komisi II DPR RI dalam rangka agenda rapat kerja, sekaligus buka puasa bersama di kampus IPDN Jatinangor di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat. 

Agenda rapat kerja IPDN Kemendagri dan DPR RI dipimpin Ketua Komisi II, Muhammad Rifqinizamy Karsayuda; Wakil Menteri Dalam Negeri, Bima Arya; serta Rektor IPDN, Halilul Khairi. Kegiatan ini juga diikuti oleh sejumlah alumni IPDN yang saat ini menjabat sebagai kepala daerah maupun wakil kepala daerah, mulai dari gubernur, bupati, wali kota, hingga alumni IPDN yang bertugas di berbagai instansi pemerintahan dalam negeri di seluruh Indonesia. 

Dalam paparannya, Rektor IPDN Halilul Khairi menyampaikan berbagai capaian dan target IPDN, termasuk mempertahankan akreditasi kampus yang telah berstatus unggul melalui sejumlah program pendidikan dan kerja sama di tingkat internasional. 

“IPDN saat ini sudah meraih status akreditasi tinggi, yaitu akreditasi unggul,” kata Rektor IPDN Halilul Khairi, diketahui dari tayangan Metro Pagi Primetime, Metro TV, Kamis. 12 Maret 2026. 
 

Baca juga: Kemenag Siapkan Strategi Literasi Digital bagi 13 Juta Siswa dan Santri


Halilul Khairi juga berharap Komisi II DPR RI sebagai mitra strategis dapat terus mendukung peningkatan sarana dan prasarana di lingkungan kampus IPDN. 

Sementara itu, Komisi II DPR RI menegaskan komitmennya untuk terus mendukung kemajuan pendidikan di IPDN. Di antaranya melaui penambahan anggaran, serta mendorong akselerasi pembangunan infrastruktur di lingkungan kampus IPDN agar lebih profesional. Selain itu. DPR RI juga akan mendorong terbangunnya kebersamaan dengan para alumni IPDN, untuk sama-sama memajukan pendidikan pemerintahan dalam negeri. 

“Kami juga akan mengupayakan percepatan atau akselerasi pembangunan infrastruktur di IPDN yang berdasarkan jumlah praja dan ketersediaan infrastruktur yang ada itu belum berbanding proporsional. Oleh karena itu Kai mengupayakan adanya bantuan Presiden untuk nantin diberikan kepada IPDN tahun 2026 ini.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Nopita Dewi)