9 January 2026 20:43
Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin menegaskan komitmen pemerintah dalam mempercepat pemulihan layanan kesehatan di wilayah terdampak bencana, khususnya di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat. Fokus utama saat ini adalah memastikan masyarakat kembali mendapatkan akses medis secara menyeluruh yang ditargetkan rampung pada akhir Maret 2026.
Menurut Menkes, kerusakan fasilitas kesehatan akibat bencana yang terjadi sepanjang Desember 2025 cukup signifikan, mencakup tingkat Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) hingga Puskesmas. Berdasarkan data Kementerian Kesehatan, sebanyak 87 RSUD terdampak bencana, di mana sembilan di antaranya sempat berhenti beroperasi.
Namun, hingga awal Januari 2026, seluruh rumah sakit tersebut dilaporkan telah kembali berfungsi, termasuk RSUD Muda Sedia di Aceh Tamiang yang saat ini tinggal menunggu operasional layanan ICU.
Sementara itu, di tingkat dasar, terdapat 867 fasilitas Puskesmas yang terdampak, dengan 152 di antaranya sempat menghentikan layanan operasi. Hingga saat ini, masih ada tiga Puskesmas yang belum bisa melayani pasien di dalam gedung karena kerusakan bangunan, yakni di wilayah Aceh Tengah, Aceh Tenggara, dan Aceh Timur.
| Baca juga: Huntara untuk Korban Bencana Banjir di Aceh Timur Mulai Dibangun |