Ground breaking pembangunan huntara telah dilakukan Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky, hari ini. Foto: Istimewa
Huntara untuk Korban Bencana Banjir di Aceh Timur Mulai Dibangun
Fajri Fatmawati • 9 January 2026 19:27
Aceh Timur: Pemerintah Kabupaten Aceh Timur mulai membangun hunian sementara (huntara) bagi warga terdampak banjir. Pada tahap awal, sebanyak 24 unit huntara dibangun di Kecamatan Idi Rayeuk untuk memastikan masyarakat memiliki tempat tinggal yang layak pascabencana.
Juru Bicara Pos Komando Penanganan Banjir dan Longsor Aceh, Murthalamuddin, mengatakan percepatan pembangunan huntara menjadi langkah mendesak agar warga tidak terlalu lama di tenda pengungsian.
“Huntara disiapkan sebagai solusi cepat bagi warga terdampak banjir sambil menunggu proses pemulihan permanen,” kata Murthalamuddin, Jumat, 9 Januari 2026.

Ground breaking pembangunan huntara telah dilakukan Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky, hari ini. Foto: Istimewa
Peletakan batu pertama pembangunan huntara dilakukan langsung oleh Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky pada hari ini. Huntara tersebut dibangun di belakang Kantor Camat Idi Rayeuk.
Iskandar menjelaskan, pembangunan huntara ditargetkan rampung dalam waktu 10 hari atau paling lambat 15 Januari 2026. Proyek tersebut dikerjakan oleh PT Adhi Karya dengan dukungan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).
“Setiap unit akan dilengkapi fasilitas dasar seperti ranjang, kipas angin, dispenser, serta akses internet gratis,” ujar Iskandar.
“Kita ingin masyarakat korban banjir bisa menjalani Hari Meugang dan bulan puasa dengan tempat tinggal yang layak. Karena itu, pembangunan huntara ini kita percepat,” ungkap Iskandar.
Selain di Kecamatan Idi Rayeuk, Iskandar Usman Al-Farlaky menyebutkan pembangunan huntara juga akan dilakukan di sejumlah wilayah lain, yakni Simpang Jernih, Serba Jadi (Lokop), Peureulak, Julok, Simpang Ulim, Pante Bidari, Madat, serta beberapa unit di Kecamatan Banda Alam.