M Sholahadhin Azhar • 24 June 2026 19:22
Jakarta: Pernah membaca berita lalu menemukan kata kronologi dan kronologis digunakan secara bergantian? Meski terdengar mirip, kedua kata ini ternyata memiliki fungsi yang berbeda dalam bahasa Indonesia. Kesalahan penggunaan bahkan masih sering ditemukan dalam percakapan sehari-hari maupun tulisan formal.
Lalu, apa sebenarnya perbedaan antara kronologi dan kronologis?
Berasal dari Bahasa Yunani
Kata
kronologi dan kronologis berasal dari bahasa Yunani, yakni
chronos yang berarti waktu serta
logos yang berkaitan dengan ilmu atau penalaran.
Karena memiliki akar kata yang sama, banyak orang mengira keduanya memiliki makna yang identik. Padahal, dalam penggunaannya, kedua kata tersebut memiliki fungsi yang berbeda.
Kronologi adalah Kata Benda
Kronologi merupakan kata benda (nomina) yang merujuk pada urutan waktu atau rangkaian peristiwa yang terjadi. Kata ini biasanya digunakan untuk menjelaskan susunan kejadian secara berurutan dari awal hingga akhir.
Contohnya:
"Polisi menjelaskan kronologi penculikan dan penyekapan yang terjadi."
Pada kalimat tersebut, kata kronologi merujuk pada urutan atau rangkaian peristiwa yang dijelaskan.
Kronologis adalah Kata Sifat
Sementara itu, kronologis merupakan kata sifat (adjektiva). Kata ini digunakan untuk menerangkan bahwa suatu penjelasan, penyajian, atau uraian disusun berdasarkan urutan waktu.
Contohnya:
"Tolong jelaskan secara kronologis peristiwa yang terjadi."
Dalam kalimat tersebut, kronologis menjelaskan cara penyampaian suatu peristiwa, yakni berdasarkan urutan waktu.
Sobat MTVN Lens, perbedaan paling sederhana antara keduanya adalah fungsi katanya.
Kronologi digunakan untuk menyebut urutan peristiwa, sedangkan kronologis digunakan untuk menjelaskan bahwa sesuatu disampaikan berdasarkan urutan waktu.
Nah, meski hanya berbeda beberapa huruf,
kronologi dan kronologis memiliki fungsi yang berbeda dalam bahasa Indonesia. Dengan memahami perbedaannya, kamu bisa menggunakan kedua kata tersebut secara lebih tepat, baik dalam percakapan sehari-hari maupun saat menulis dalam konteks formal.
Jangan lupa saksikan MTVN Lens lainnya hanya di
Metrotvnews.com.
(Muhammad Fauzan)