Irak Perketat Perbatasan Suriah Usai Ratusan Tahanan ISIS Kabur dari Penjara

24 January 2026 18:41

Pemerintah Irak memperketat pengamanan di sepanjang perbatasan Irak–Suriah menyusul peristiwa kaburnya ratusan tahanan ISIS dari sejumlah rumah tahanan. Langkah ini diambil untuk mencegah masuknya militan ke wilayah Irak serta menjaga stabilitas keamanan nasional.

Konvoi besar kendaraan militer Irak terlihat dikerahkan dan bersiaga di sepanjang wilayah perbatasan, khususnya di area dekat Kota Mosul. Peningkatan pengamanan ini merupakan respons atas meningkatnya ketegangan antara Pasukan Demokratik Suriah (Syrian Democratic Forces/SDF) dengan tentara pemerintah Suriah, yang memicu kekacauan di sejumlah fasilitas penahanan.
 

Baca juga: Suriah Tuduh SDF Lakukan Pelanggaran Keamanan usai Kaburnya Puluhan Tahanan ISIS

Komandan Angkatan Darat Irak, Heider Salam Masco, menyatakan bahwa wilayah perbatasan kini telah diamankan dengan sistem persenjataan canggih, termasuk pemasangan kamera termal untuk mendeteksi pergerakan mencurigakan, terutama pada malam hari. Seluruh jalur perbatasan telah diamankan dengan sistem pengawasan modern guna memastikan tidak ada penyusup yang masuk ke wilayah Irak.

Selain memperkuat pengawasan teknologi, militer Irak juga membangun tembok beton dan pagar kawat berduri di sejumlah titik rawan yang kerap dimanfaatkan sebagai jalur tikus. Hal tersebut ditujukan untuk menutup celah perlintasan ilegal di sepanjang garis perbatasan.

Patroli darat pun ditingkatkan dan dilakukan selama 24 jam penuh. Pasukan keamanan dikerahkan secara bergantian untuk memastikan situasi tetap terkendali dan mencegah potensi infiltrasi anggota ISIS yang melarikan diri.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Anggie Meidyana)