24 August 2026 22:23
Dalam gelap di lokasi pengungsian, tenaga kesehatan Puskesmas Watubaing, Sikka, Nusa Tenggara Timur, tetap datang melayani warga terdampak gempa Flores. Tanpa listrik, para nakes mengandalkan cahaya handphone untuk memeriksa pasien.
Sejumlah pengungsi memilih bertahan di tenda-tenda karena masih trauma kembali ke rumah. Dalam kondisi terbatas, para tenaga kesehatan Puskesmas Watubaing, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, hadir. Dengan penerangan seadanya, pemeriksaan kesehatan tetap dilakukan.
Tidak hanya menunggu di posko, petugas juga berkeliling dari tenda ke tenda, memeriksa tekanan darah, memberikan obat, dan mendengarkan keluhan warga. Keterbatasan penerangan dan obat-obatan tidak menyurutkan langkah para tenaga kesehatan.
“Penerangannya belum ada, sehingga kami melakukan pelayanan pakai senter HP. Kami melakukan kunjungan juga dengan senter, dalam perjalanan menuju ke posko-posko pengungsian di tempat tenda-tenda. Jadi kami harapkan salah satu fasilitas yaitu berupa penerangan di posko kamilah.” kata Nakes Puskesmas Watubaing, Damsik, dikutip dari tayangan Primetime News Metro TV, Senin, 24 Agustus 2026.