Survei Future Health Index 2026: AI Berikan Manfaat

20 August 2026 19:08

Penerapan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) mulai mengubah cara tenaga medis bekerja. Temuan survei Future Health Index 2026 oleh Philips Indonesia menunjukkan AI memberikan dampak signifikan terhadap efisiensi dan kualitas layanan kesehatan.

Temuan ini disampaikan dalam diskusi yang digelar Philips Indonesia di Hotel Westin Jakarta pada Rabu siang. Forum ini membahas perkembangan dan penerapan AI dalam layanan kesehatan di Indonesia.

Tenaga medis kini tidak lagi hanya menggunakan AI sebagai alat bantu. Mereka mulai memanfaatkannya sebagai rekan kerja, mulai dari menangani pekerjaan administratif hingga mendukung proses pengambilan keputusan.

"Poin yang sangat bagus sekali adalah bahwa yang diharapkan ke depannya itu terintegrasi dengan workflow, alur kerja dari rumah sakit misalnya. Karena itu sudah menjadi bagian dari sehari-hari. Jadi ada pergeseran dari tools menjadi boleh dibilang teman kerja kan ya. Jadi itu harus terintegrasi, kemudian juga terpercaya, dan hasil akhir dari AI itu yang memvalidasi tetap dari pihak nakes." ucap Presiden Direktur Philips Indonesia, Astri Ramayanti Dharmawan, dikutip dari tayangan Metro Siang, Metro TV, Kamis, 20 Agustus 2026.
 



Meski begitu, AI ini tidak mengganti peran tenaga medis. Kolaborasi antara teknologi dan kompetensi manusia justru bisa membuat pelayanan lebih efisien dan berkualitas. Survei Future Health Index 2026 menunjukkan sebagian besar tenaga medis atau klinisi menilai AI telah memberikan dampak signifikan dalam pekerjaan mereka.

Teknologi ini membantu mereka melayani lebih banyak pasien, mempercepat alur kerja, dan mengurangi tekanan kerja. Penerapan AI secara tepat diharapkan bisa membantu tenaga medis memusatkan kembali perhatian pada pasien, sekaligus mendorong peningkatan kualitas layanan kesehatan Indonesia dan juga dunia.

(Nopita Dewi)


Close Ads X
Close Ads X