Operasi Bibir Sumbing di Jaktim Bantu Pulihkan Kepercayaan Diri Anak

Wali Kota Jakarta Timur Munjirin meninjau kegiatan Bakti Sosial Operasi Bibir Sumbing dan Langit-Langit di RSUD Ciracas, Jakarta Timur, Rabu (19/8/2026). (ANTARA/HO-Pemerintah Kota Jakarta Timur).

Operasi Bibir Sumbing di Jaktim Bantu Pulihkan Kepercayaan Diri Anak

Siti Yona Hukmana • 20 August 2026 12:52

Jakarta: Suku Dinas Kesehatan Jakarta Timur (Jaktim) mengatakan operasi bibir sumbing dan celah langit-langit dapat membantu memulihkan kepercayaan diri anak dalam menjalani kehidupan. Pelayanan medis ini dilakukan Sudin Jaktim secara gratis.

"Memang kita harapkan dengan hasil operasi bibir sumbing di RSUD Ciracas kemarin, anak-anak bisa lebih percaya diri, tidak malu dengan teman-teman sekitarnya, sekolah dan kegiatan lainnya bisa lancar," kata Kepala Suku Dinas Kesehatan Jakarta Timur Arief Wahyudhy saat dikonfirmasi di Jakarta, dilansir Antara, Kamis, 20 Agustus 2026

Menurut dia, operasi itu tidak hanya bertujuan memperbaiki kondisi fisik anak, tetapi juga mendukung tumbuh kembang anak yang berpengaruh pada kondisi mental anak di lingkungan sekitarnya. Selain itu, tindakan operasi tersebut merupakan salah satu bentuk pelayanan kesehatan untuk membantu masyarakat yang memiliki anak atau anggota keluarga dengan kondisi bibir sumbing.

"Dalam rangka membantu masyarakat kita yang punya keluarganya, mungkin punya keprihatinan, anak atau keluarganya ada yang menderita bibir sumbing, Alhamdulillah, bisa dilaksanakan kegiatan operasi bibir sumbing dan celah-celah langit," ujar Arief.

Dia menjelaskan penanganan terhadap bibir sumbing perlu dilihat secara menyeluruh. Selain memperbaiki kondisi fisik, keberhasilan operasi itu pun diharapkan dapat memberikan dampak ke depannya.

Di sisi lain, pelaksanaan operasi bibir sumbing di RSUD Ciracas turut menjadi bagian dari upaya memperluas akses pelayanan kesehatan bagi masyarakat Jakarta Timur. Arief mengatakan kegiatan tersebut merupakan hasil kolaborasi antara Ikatan Dokter Bedah Plastik Indonesia dan Yayasan Smile Train.

"Ini kolaborasi yang baik antara pemerintah dengan swasta dan masyarakat juga dalam rangka untuk perluasan akses layanan kesehatan ini," ucap Arief.

Dia berharap kolaborasi serupa terus dikembangkan sehingga pelayanan kesehatan dapat menjangkau masyarakat secara lebih luas. Lebih lanjut, Arief mengaku belum memiliki data pasti mengenai jumlah warga yang mengalami bibir sumbing di wilayah Jakarta Timur.

Ilustrasi. Medcom

Dia mengungkapkan jumlah penduduk Jakarta Timur yang relatif besar membuat kemungkinan jumlah kasus di wilayah tersebut juga cukup banyak dibandingkan dengan wilayah lain.

Sebelumnya, 21 anak menjalani operasi bibir sumbing dan langit-langit dalam kegiatan bakti sosial di RSUD Ciracas, Cibubur, Jakarta Timur (Jaktim), pada Rabu, 19 Agustus 2026. Dari 21 anak yang mendaftarkan diri, tidak seluruh peserta dapat langsung menjalani tindakan medis.

Setiap calon pasien harus melewati proses pemeriksaan (skrining) untuk memastikan kondisi kesehatan dan kelayakan menjalani operasi. Dari total 21 anak tersebut, sebanyak 18 anak merupakan warga Jakarta Timur, sedangkan sisanya dari luar Jakarta. 

(Siti Yona Hukmana)