Surabaya: BPBD Jawa Timur terus menggalang bantuan logistik untuk warga terdampak gempa bumi magnitudo 7,7 di Nusa Tenggara Timur. Bantuan yang dikumpulkan dari sejumlah organisasi perangkat daerah atau OPD ditargetkan mencapai 100 ton.
Hingga Kamis, 20 Agustus 2026, empat truk bantuan telah berhasil dikumpulkan dan siap dikirim ke NTT.
Kepala Pelaksana BPBD Jatim Gatot Soebroto menyebut, pengumpulan bantuan masih terus dilakukan untuk memaksimalkan jumlah logistik yang akan dikirim ke NTT.
Bantuan tersebut berupa berbagai kebutuhan dasar bagi masyarakat terdampak bencana, termasuk kebutuhan untuk kelompok rentan seperti anak-anak dan perempuan.
Sebelumnya,
Pemprov Jatim telah mengirimkan bantuan tahap pertama seberat lebih dari delapan ton, dengan nilai sekitar Rp985 juta.
Selain logistik, Jatim juga mengerahkan personel pencarian dan pertolongan serta tenaga kesehatan untuk membantu penanganan warga terdampak gempa.
BPBD Jatim menegaskan, pengiriman bantuan ini merupakan bentuk solidaritas dan gotong royong antardaerah, agar kebutuhan mendesak masyarakat terdampak gempa di NTT dapat segera terpenuhi.