Budidaya Kedelai di Indramayu Jadi Solusi Strategis Ketahanan Pangan Nasional

11 August 2026 14:21

Sektor pertanian di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, kini mengandalkan pengembangan budidaya kedelai skala luas sebagai penggerak ekonomi kerakyatan. Program ini hadir sebagai solusi strategis untuk memperkuat ketahanan pangan nasional sekaligus menciptakan lapangan kerja baru di tengah tantangan fluktuasi harga dan biaya produksi.

Pemerintah terus mendorong penguatan komoditas kedelai guna mengurangi ketergantungan pada impor. Dalam pelaksanaannya, sejumlah pihak swasta dan tokoh masyarakat turut berinvestasi melalui koperasi untuk membangun kawasan pertanian kedelai terpadu.

Pembina Koperasi Bareng Bareng Sugih, H. Mulyadi, mengungkapkan bahwa terdapat tiga kebutuhan mendesak yang diperlukan petani saat ini, yaitu irigasi yang memadai, kepastian pasar (market), serta jaminan ketersediaan pupuk.
 



"Pemerintah pusat itu harus menjamin market-nya. Menjamin tentang masalah pupuk ya, karena pupuk juga itu menjadi kebutuhan pokok untuk para petani," ujar Mulyadi dalam tayangan Zona Bisnis Metro TV, Selasa, 11 Agustus 2026.

Program pemberdayaan ini telah menyerap ratusan warga lokal sebagai pengelola lahan. Selain di Indramayu, ekspansi budidaya kedelai juga merambah Kabupaten Majalengka dengan pemanfaatan lahan ratusan hektar yang dikelola secara modern.

Untuk memutus rantai mafia pangan dan meningkatkan nilai tambah, hasil panen rencananya akan diolah menjadi produk turunan seperti kecap, tahu, dan tempe. Langkah hilirisasi ini diharapkan dapat menjaga kualitas hasil panen serta menarik minat generasi muda untuk terjun ke sektor agribisnis yang menjanjikan.

(Firny Firlandini Budi)


Close Ads X
Close Ads X