Pemerintah Kaji Pembatasan Pertalite, Mobil Mewah Dilarang Pakai BBM Subsidi

12 August 2026 19:07

Pemerintah mulai mematangkan rencana pembatasan pembelian BBM bersubsidi jenis Pertalite. Kebijakan ini akan menyasar kelompok masyarakat ekonomi kelas atas serta pemilik kendaraan roda empat kategori mewah.

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menegaskan bahwa subsidi energi harus tepat sasaran. Ia menyoroti fenomena kendaraan mewah yang masih menikmati bahan bakar subsidi. 

"Ini menyangkut pembatasan itu, nanti kan ada jenis kendaraan. Jangan pakai BMW, pakai Mercy, masa pakai minyak subsidi? Itu yang dimaksud oleh Pak Menteri (Purbaya) tadi," ujar Bahlil dalam tayangan Prioritas Indonesia Metro TV, Selasa, 12 Agustus 2026.

Sementara itu, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menjelaskan bahwa rencana ini masih dalam tahap pembahasan intensif, terutama terkait kesiapan sistem pengawasan milik PT Pertamina. Pembatasan ini rencananya akan dilakukan secara bertahap dalam beberapa bulan ke depan.
 


"Sedang kita pelajari sistemnya, saya juga sudah sempat melihat sistem Pertamina sudah cukup baik sehingga siap bisa dilaksanakan," kata Purbaya.

Meski ada rencana pembatasan bagi mobil mewah, pemerintah memberikan dua poin kepastian bagi masyarakat luas. Pengendara kendaraan roda dua (motor) tetap dapat membeli Pertalite seperti biasa tanpa ada perubahan regulasi. Selain itu, pemerintah berkomitmen menjalankan perintah Presiden Prabowo untuk tidak menaikkan harga BBM subsidi meskipun harga minyak mentah dunia (ICP) sedang tidak menentu.

Langkah klasterisasi ini diharapkan dapat mengamankan kuota BBM subsidi agar benar-benar dinikmati oleh masyarakat yang membutuhkan.

(Firny Firlandini Budi)


Close Ads X
Close Ads X