Manggala Agni Bertaruh Nyawa Padamkan Karhutla

27 August 2026 22:19

Petugas Manggala Agni di Kalimantan Barat harus berjibaku untuk memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Kondisi medan yang sulit, asap pekat, panas, hingga keterbatasan sumber air menjadi tantangan yang harus dihadapi para petugas.

Budiono dan rekan-rekannya dari Manggala Agni Daops 8 Kubu Raya telah melakukan upaya pemadaman selama 55 hari. Untuk mengurangi kelelahan di lapangan, para petugas saling mendukung dan menghibur saat memiliki waktu istirahat.

"Kami di lapangan yang pasti sambil bekerja setelah ada waktu rehat atau waktu luang kita menghibur dengan saling bercanda sama kawan-kawan, saling men-support," ujar Budiono dalam tayangan Primetime News Metro TV, Kamis 27 Agustus 2026. 

Sementara di Palangka Raya, Kalimantan Tengah, kebakaran kembali terjadi di lahan gambut Kelurahan Menteng, Kecamatan Jekan Raya. Api bahkan mendekati permukiman dan menghanguskan sebagian dinding rumah warga.

Petugas mengerahkan mobil tangki untuk memadamkan api. Namun, ketersediaan air menjadi salah satu kendala utama karena sumber air berada jauh dari lokasi kebakaran.

Mengatasi persoalan tersebut, Kodam XII/Tanjungpura membangun sumur bor di sejumlah area rawan karhutla. Petugas juga memodifikasi SPM Water Pump agar air dapat didorong melalui selang menuju titik kebakaran yang sulit dijangkau.

Di Lampung Timur, tim Alfa Mabes TNI turut dikerahkan untuk membantu pemadaman karhutla di Taman Nasional Way Kambas. Tim menggunakan helikopter untuk menjangkau titik api yang sulit diakses melalui jalur darat.

Presiden Prabowo Subianto mengatakan pemerintah juga telah menyiapkan Pasukan Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (PRCPB) untuk menangani kebakaran di lokasi yang sulit dijangkau.

"Kami sudah siapkan penerjun-penerjun terbaik untuk melaksanakan flip-pol di daerah-daerah tertentu untuk bisa secara langsung on the spot memadamkan api," kata Prabowo.

(Reno Panggalih Nuha Lathifah)


Close Ads X
Close Ads X