Pakar Geofisika dan Vulkanologi, Surono, mengimbau masyarakat di wilayah Lampung untuk segera menggunakan masker sebagai langkah perlindungan diri dari dampak erupsi Gunung Anak Krakatau. Hal ini menyusul laporan adanya hujan abu vulkanik halus yang mulai mengguyur sebagian wilayah Lampung.
Menurutnya, meskipun debu yang turun terlihat halus, kandungan di dalamnya sangat berbahaya bagi kesehatan.
"Masyarakat perlu segera dibekali masker penutup hidung dan mulut. Jangan sampai terhirup. Walaupun debunya halus, itu mengandung silika. Silika itu sangat keras, seperti bahan pembuat kaca," kata Surono dikutip dari tayangan Metro Siang, Metro TV, Minggu, 6 September 2026.
Ia menekankan bahwa jika partikel silika tersebut masuk ke saluran pernapasan, hal itu dapat memicu terjadinya Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA). "Segera, lebih baik kita menggunakan masker daripada mengambil risiko (terpapar)," ucapnya.
Gunung Api Sebagai Berkah
Meski meminta warga tetap waspada, pria yang akrab disapa Mbah Rono ini juga mengajak masyarakat untuk tidak panik. Ia mengingatkan bahwa keberadaan 127 gunung api di Indonesia, atau sekitar 13 persen dari populasi gunung api dunia, merupakan sebuah berkah yang tak ternilai.
"Tanpa gunung api, mungkin Jawa dan Sumatra hanya lahan kapur saja. Erupsi gunung api membawa kesuburan lahan dan memberikan cadangan air yang melimpah. Selain itu, Indonesia memiliki 40 persen potensi energi panas bumi dunia berkat aktivitas vulkanik ini," jelasnya.
Surono menekankan pentingnya hidup berdampingan secara harmonis dengan alam. Ia mengibaratkan gunung api sebagai 'tuan rumah' dan manusia sebagai 'tamunya'.
"Gunung api adalah berkah, bukan bencana, asal kita mau bersahabat dan memahami maunya gunung api. Kita sebagai tamu yang harus menyesuaikan diri dan mengatur diri kita terhadap kondisi alam," pungkas Surono.
Saat ini, pihak berwenang terus memantau aktivitas vulkanik
Gunung Anak Krakatau dan meminta warga untuk tetap mengikuti arahan resmi dari otoritas terkait guna meminimalisir dampak buruk erupsi.