Kesepakatan AS-Iran Buntu, Boroujerdi Singgung Minimnya Kepercayaan Antar Pihak

12 April 2026 17:16

Jakarta: Wakil Presiden Amerika Serikat (AS) James David (JD) Vance mengumumkan negosiasi penting AS dan Iran di Islamabad, Pakistan, berakhir buntu tanpa kesepakatan. Sementara itu, Duta Besar (Dubes) Iran untuk Indonesia Mohammad Boroujerdi menilai penyebab hal tersebut lantaran kurangnya kepercayaan antara kedua pihak.

JD Vance menyebut Iran menolak syarat-syarat yang diajukan AS sehingga perundingan berakhir tanpa kejelasan. Kondisi tersebut membuatnya kembali ke AS pada Minggu pagi waktu setempat dengan tangan kosong.

"Jadi, AS kembali tanpa kesepakatan. Kami sudah sangat jelas tentang batas-batas yang tidak bisa dinegosiasikan, hal-hal yang bisa kami kompromikan, dan hal-hal yang tidak bisa. Tapi mereka memilih untuk tidak menerima persyaratan kami," jelas JD Vance, dikutip dari Metro Siang, Metro TV, Minggu, 12 April 2026. 
 

Baca Juga: Iran Bantah Klaim AS soal Kapal Melintas di Selat Hormuz

Di sisi lain, Dubes Iran Mohammad Boroujerdi menyatakan bahwa Iran mengirim delegasi ke Pakistan sebagai bentuk itikad baik dalam perundingan pasca gencatan senjata, meski kepercayaan terhadap AS dan Israel masih sangat rendah.

"Meskipun kita tidak memiliki kepercayaan terhadap musuh-musuh kita, namun kita memiliki niat yang baik. Karena bukti menunjukkan bahwa dua kali negosiasi dan dua kali itu juga kita mendapat serangan," jelas Mohammad.  

(Alfiah Ziha Rahmatul Laili)

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Nopita Dewi)