Jelang Waisak 2026, Walubi Gelar Karya Bakti di Taman Makam Pahlawan

3 May 2026 22:37

Menjelang perayaan Hari Raya Waisak, umat Buddha yang bergabung dalam Perwakilan Umat Buddha Indonesia (Walubi) Jawa Tengah menggelar Karya Bakti Waisak dengan acara tabur bunga di Taman Makam Pahlawan (TMP) Giri Tunggal, Semarang. Sementara itu di Jakarta, Walubi juga menggelar karya bakti sosial di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta Selatan.

Ratusan umat Walubi Jawa Tengah yang berasal dari Kota Semarang, Kabupaten Semarang, Boyolali, dan Temanggung mengikuti kegiatan Karya Bakti Waisak dengan menabur bunga sebagai bentuk penghormatan. Kegiatan ini bertujuan agar umat Buddha tidak melupakan jasa para pahlawan dan leluhur.

Ketua DPD Walubi Jawa Tengah, Tanto Harsono, mengatakan bahwa untuk Karya Bakti Waisak di wilayah Jawa Tengah dilaksanakan serempak di 10 lokasi. Di antaranya di Giri Tunggal, tiga lokasi di Kabupaten Semarang, Temanggung, Wonogiri, Jepara, Kebumen, Purwokerto, dan Boyolali. Acara ini merupakan bagian dari rangkaian Waisak dan menjadi agenda rutin tahunan yang telah berjalan lebih dari 30 tahun.

"Tentu saja dengan tabur bunga di taman makam ini, kita tidak melupakan jasa-jasa dari beliau semuanya. Di mana dengan tidak adanya pahlawan-pahlawan kita, tentu saja tidak ada kita," ujar Tanto Harsono.

Pembimas Buddha Provinsi Jawa Tengah, Karbono, menambahkan saran terkait lokasi ibadah. "Untuk Waisak, kami sarankan bahwa di Jawa Tengah untuk titik lokasi silakan lakukan Waisak di tempat ibadahnya masing-masing. Yang berkesempatan hadir di Borobudur, kami persilakan untuk melaksanakan atau merayakan Waisak di Borobudur. Yang berkesempatan hadir di Candi Sewu juga kami persilakan untuk bersama-sama melaksanakan di Candi Sewu," tuturnya.
 

Baca juga:
Keberkahan Spiritual untuk Semua Umat, Guru Vajradhara His Holiness Chamgon Kenting Taisitupa Pimpin Dharma Teaching di Indonesia

Aksi Sosial di Jakarta

Di Jakarta, Walubi menggelar karya bakti sosial di Taman Makam Pahlawan Nasional Utama Kalibata, Jakarta Selatan. Kegiatan ini meliputi pembersihan area makam, pengecatan secara simbolis, serta tabur bunga sebagai bentuk penghormatan dan rasa terima kasih atas jasa para pahlawan yang telah berjuang mempertahankan negara.

Dalam kegiatan ini, sedikitnya 14 majelis Buddha serta perwakilan dari Kementerian Agama turut berpartisipasi. Tak hanya di Jakarta, kegiatan serupa juga digelar serentak di 34 provinsi di seluruh Indonesia.

Ketua DPD Walubi DKI Jakarta, Esther Setiawati, menyampaikan harapannya. "Kami berharap agar seluruh umat Buddha dapat menjadikan hari Trisuci Waisak sebagai momen refleksi ajaran Buddha untuk memperkuat pengendalian diri, memupuk harmoni, serta menebar cinta kasih tanpa batas guna mewujudkan perdamaian dunia," ungkapnya.

Wakil Panitia Waisak Nasional 2026, Y.M. Bhikkhu Kamsai Sumano Mahathera, menjelaskan lebih dalam mengenai makna kegiatan ini. Menurutnya, para pahlawan telah mengorbankan jiwa raga demi bangsa. Hal ini menjadi pengingat agar generasi saat ini tidak melupakan jasa mereka dan terus menumbuhkan cinta tanah air.

"Hari ini ajak kita, ayo kita sadarkan diri cinta tanah air. Dengan beliau sendiri, semua jiwa yang kasih, tidak ada harta yang lain. Beliau juga enggak dapat apa-apa. Jiwa beliau malah jadi bukit untuk kita melihat hati mereka. Semoga jasa kebaikan sumbang bangsa kepada anak cucu cicit ini, beliau bisa terlahir yang lebih berbahagia, lebih tertinggi lagi," kata Bhikkhu Kamsai.

Dalam rangkaian menyambut Waisak ini, Walubi juga akan menggelar bakti sosial berupa pengobatan gratis pada 23 hingga 24 Mei 2026 di kawasan Candi Borobudur. Puncak perayaan Waisak akan ditandai dengan detik-detik Waisak yang dipusatkan di Candi Borobudur dengan mengusung tema "Dharma sebagai Sumber Moral, Kebajikan, dan Kebijaksanaan" serta subtema "Cinta Kasih Sumber Perdamaian Dunia".

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Sofia Zakiah)