Cilegon: Puluhan rumah di tiga kampung, di Kelurahan Kubangsari, Kecamatan Ciwandan, Kota Cilegon, Banten terendam banjir setinggi 80 centimeter (cm). Banjir dipicu oleh curah hujan yang tinggi.
Para petugas terlihat berjibaku mengevakuasi warga yang diprioritaskan, yakni lansia dan balita. Mereka dievakuasi ke lokasi yang lebih aman.
Wilayah tersebut memang sudah langganan menjadi kawasan banjir akibat buruknya sistem drainase. Selain itu, pasang air laut juga membuat air hujan tidak bisa mengalir sempurna.
Lebak waspada
Sementara itu, di Kabupaten
Lebak, Banten, warga diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap bencana banjir dan longsor. Hal ini seiring dengan meningkatnya curah hujan di daerah tersebut.
BPBD Lebak telah menyampaikan peringatan kewaspadaan bencana banjir dan longsor ke seluruh aparatur kecamatan, desa, dan kelurahan, serta relawan. Penyampaian peringatan kewaspadaan tersebut guna mengurangi risiko kebencanaan, agar tidak menimbulkan korban jiwa maupun kerusakan material yang lebih besar.
Selama beberapa hari terakhir, curah hujan cukup tinggi disertai angin kencang dan petir melanda wilayah ini. Oleh karena itu, masyarakat di 26 kecamatan di Banten diminta meningkatkan kewaspadaannya.
Daerah-daerah tersebut masuk rawan bencana karena topografi alamnya terdapat pegunungan, perbukitan, dan daerah aliran sungai.
(Nada Nisrina)