Madinah: Proses pemulangan jemaah haji Indonesia dari Kota Madinah menuju Bandara Internasional Pangeran Mohammad bin Abdulaziz berlangsung lebih cepat dan tertib. Petugas menilai kedisiplinan jemaah menjadi faktor penting yang memperlancar arus keberangkatan menuju Tanah Air.
Proses pendorongan jemaah haji dari hotel menuju bandara di Madinah kini berjalan lebih efisien. Salah satunya terlihat pada jemaah kloter BTJ 6 asal Embarkasi Banda Aceh yang sudah siap berangkat ke bandara sebelum jadwal yang ditentukan.
Kepala Sektor 3 Madinah Irfan Darmawan, menyebut jemaah kini lebih disiplin dan cepat berkumpul saat waktu keberangkatan tiba.
Menurutnya, kerinduan untuk segera kembali ke Tanah Air menjadi salah satu faktor yang mendorong jemaah lebih tertib mengikuti arahan petugas.
Proses pemulangan juga menjadi lebih mudah karena koper bagasi besar sudah diangkut dua hari sebelum keberangkatan. Dengan demikian, jemaah hanya membawa tas kabin saat naik ke bus menuju bandara, sehingga proses naik bus berjalan lebih cepat dan teratur.
Petugas haji berharap ketertiban jemaah dapat terjaga hingga akhir masa operasional pemulangan. Jemaah juga diimbau mematuhi aturan penerbangan dengan tidak membawa barang terlarang seperti air zamzam, korek api, dan power bank di dalam bagasi maupun sesuai ketentuan kabin, agar tidak menghambat proses pemeriksaan di bandara.