23 June 2026 22:45
Banjir rob yang melanda Desa Tunggulsari, Kecamatan Tayu, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, tidak hanya merendam permukiman dan tambak warga, tetapi juga melumpuhkan aktivitas ekonomi masyarakat. Sejumlah pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) mengalami penurunan omzet akibat terganggunya aktivitas perdagangan.
Salah satu pelaku UMKM yang terdampak adalah Kusrini. Toko miliknya kerap mengalami gangguan operasional karena akses menuju lokasi sulit dilalui pembeli saat banjir rob terjadi.
Kondisi tersebut bahkan memaksa toko tutup sementara pada waktu-waktu tertentu. Warga yang biasanya menjadi pelanggan memilih berbelanja ke tempat lain atau menunggu hingga genangan air surut.
Selain menghambat aktivitas jual beli, banjir rob juga mengancam barang dagangan para pedagang. Sejumlah produk berisiko rusak akibat terendam air laut yang masuk ke kawasan permukiman dan pusat usaha warga.