Menko AHY Bekali Praja IPDN, Tekankan Pembangunan Berkeadilan dan Berkelanjutan

19 June 2026 10:54

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), memberikan kuliah umum atau stadium general kepada ribuan Praja Utama calon wisudawan Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) 2026. Kegiatan ini berlangsung di Kampus IPDN Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat.

Mengusung tema "Menyiapkan ASN Unggul Menjawab Tantangan Pembangunan Bangsa", acara ini turut dihadiri oleh Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya, Rektor IPDN Halilul Khairi, serta jajaran civitas akademika. Pembukaan acara dimeriahkan dengan penampilan tari Sinanggar Tulo dari Suku Batak Toba sebagai simbol semangat kebersamaan dan pengabdian para praja kepada bangsa.

Dalam pemaparannya, Menko AHY menggarisbawahi tiga tantangan besar yang tengah dihadapi Indonesia: dinamika geopolitik global, peluang pembangunan nasional melalui pemanfaatan sumber daya secara merata, serta peran strategis praja sebagai calon pemimpin daerah dalam mendorong pembangunan di daerah ke depan.

AHY menegaskan bahwa fokus utama pemerintah saat ini adalah mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan dan berkeadilan untuk menekan disparitas atau kesenjangan antarwilayah. Ia berharap para lulusan IPDN 2026 memiliki pemahaman yang komprehensif mengenai prioritas pembangunan di seluruh pelosok Indonesia.

"Kata kuncinya adalah pembangunan yang berkelanjutan tapi juga berkeadilan, artinya merata. Karena hari ini memang masih terjadi disparitas antarwilayah," ujar AHY yang dikutip Metro Pagi Primetime pada Jumat, 19 Juni 2026.

AHY menambahkan bahwa para praja yang nantinya akan bertugas di berbagai penjuru Indonesia dari Aceh hingga Papua harus mampu terlibat aktif dalam pengambilan kebijakan di berbagai tingkatan dengan pemahaman yang utuh mengenai tantangan bangsa di masa depan.
 

Baca juga: Wamendagri Sebut SE Nobar Piala Dunia Dorong Perekonomian Daerah

Pada kesempatan yang sama, Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya menekankan pentingnya integritas bagi calon Aparatur Sipil Negara (ASN). Bima menyatakan bahwa kurikulum dan kultur akademik di IPDN terus disempurnakan demi mencetak abdi negara yang berintegritas dan profesional.

Bima juga menyampaikan pesan agar para praja mampu bersikap bijak di tengah dinamika politik tanpa meninggalkan kewajiban utama mereka sebagai ASN.

"Pak Menko menitipkan agar adik-adik praja ini bisa cukup mampu untuk menempatkan diri dalam situasi politik secara bijak, memahami dinamika yang ada tanpa melepaskan tanggung jawab terhadap kewajiban," jelas Bima Arya.

Selain memberikan pembekalan, Menko AHY juga memberikan apresiasi kepada IPDN atas keterlibatan para praja dalam penanganan bencana, termasuk proses rehabilitasi dan rekonstruksi pasca bencana di Aceh Tamiang, Sumatra. Sebagai bentuk pengakuan atas dedikasi tersebut, Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan memberikan penghargaan khusus kepada institusi IPDN.

Melalui pembekalan ini, IPDN berharap para lulusannya tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga memiliki kepemimpinan yang kuat dan wawasan kebangsaan dan kesiapan menjadi ASN yang mampu menjawab kompleksitas pembangunan nasional di masa mendatang.

(Anggie Meidyana)