Jelang Tahun Ajaran Baru, Penjualan Seragam Sekolah di Pasar Mayestik Terpantau Sepi

19 June 2026 20:36

Memasuki masa libur sekolah biasanya menjadi musim panen pedagang seragam. Namun, kondisi itu tidak terlihat di Pasar Mayestik, Jakarta Selatan. Meski tahun ajaran baru sudah di depan mata, geliat penjualan pakaian sekolah di kawasan tersebut terpantau masih sepi pembeli.

Salah satu pegawai toko seragam, Nova menyebutkan bahwa saat ini para orang tua masih terfokus pada proses pendaftaran sekolah anak-anak mereka, sehingga aktivitas belanja perlengkapan belum menjadi prioritas utama.

"Untuk sekarang sih belum ramai ya, karena masih pada mencari sekolah dan proses pendaftaran. Mungkin InsyaAllah minggu depan baru mulai ramai," ujar Nova dalam tayangan Metro Siang Metro TV, Jum'at 19 Juni 2026. 

Sejumlah pedagang juga mengakui adanya penurunan omzet yang cukup signifikan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Faktor utama yang disinyalir menjadi penyebab adalah kenaikan harga bahan baku tekstil. Kenaikan biaya produksi ini memaksa pedagang menaikkan harga jual seragam di kisaran Rp2.000 hingga Rp5.000 per potong.


Selain faktor harga bahan baku, tantangan lain yang dihadapi pedagang pasar adalah pergeseran pola konsumsi masyarakat ke arah belanja daring (online). Kemudahan yang ditawarkan platform digital dinilai turut menekan angka penjualan secara luring (offline) di pasar-pasar tradisional. 

Kendati demikian, para pedagang tetap mengimbau masyarakat untuk tetap berbelanja secara langsung ke pasar. Menurut mereka, belanja seragam secara langsung memberikan keuntungan tersendiri bagi konsumen, terutama dalam memastikan kualitas bahan serta ketepatan ukuran baju agar nyaman saat dikenakan anak-anak di sekolah nanti.

(Reno Panggalih Nuha Lathifah)