Program Makan Bergizi Gratis 2026 Dimulai, Kepala BGN Kunjungi SDN Kalibaru 01 Pagi

8 January 2026 14:21

Jakarta: Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana melakukan kunjungan ke SD Negeri Kalibaru 01 Pagi, Jakarta Utara, Kamis, 8 Januari 2026. Kunjungan tersebut menjadi penanda hari pertama pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) 2026 sekaligus bentuk kepedulian pemerintah pascainsiden yang terjadi di sekolah itu pada Desember lalu.

Dalam kunjungannya, Dadan Hindayana bertemu dengan para guru serta menjenguk sejumlah siswa yang menjadi korban insiden dan kecelakaan yang melibatkan kendaraan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Ia memastikan pemerintah akan memberikan pendampingan menyeluruh. Mulai dari perawatan kesehatan hingga pemulihan trauma bagi para siswa terdampak.

Dadan menjelaskan, program MBG telah berjalan selama satu tahun dan mencatat capaian signifikan. Hingga akhir 2025, program ini menjangkau lebih dari 55,1 juta penerima manfaat, dengan dukungan lebih dari 19 ribu SPPG di berbagai daerah.

Menurutnya, MBG bukan sekadar program bantuan makanan, melainkan intervensi strategis untuk pemenuhan gizi, sekaligus fondasi pembentukan sumber daya manusia yang berkualitas.

“Gizi adalah kebutuhan dasar setiap manusia untuk tumbuh dan berkembang. Program ini menjadi pondasi penting dalam membentuk generasi yang sehat dan produktif di masa depan,” ujar Dadan, dalam program Metro Siang Metro TV.
 



Ia menambahkan, intervensi pemenuhan gizi dilakukan sejak ibu hamil, ibu menyusui, balita, hingga seluruh anak sekolah sampai usia 18 tahun. Kelompok ini dinilai krusial karena dalam 20 tahun ke depan, sebab akan menjadi generasi produktif dan pemimpin masa depan bangsa.

Selain itu, pemerintah menargetkan peningkatan standar pelaksanaan program dengan prinsip unggul dan zero defect sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto pada tahun ini. Evaluasi dan perbaikan terus dilakukan. Termasuk penguatan sistem pengawasan, sertifikasi, dan akreditasi pelaksana program di lapangan.

Pemerintah juga menargetkan perluasan penerima manfaat hingga 82,9 juta orang secara bertahap, seiring dengan peningkatan kualitas layanan dan keamanan distribusi. Dadan menegaskan, berbagai kekurangan yang muncul selama pelaksanaan tahun pertama akan dijadikan bahan perbaikan agar program MBG semakin optimal dan berkelanjutan.

Sebelumnya, mobil MBG menabrak 21 siswa dan seorang guru di SDN 01 Kalibaru pada Kamis, 11 Desember pagi. Seluruh korban dipastikan selamat dan sudah mendapat perawatan medis di RSUD Cilincing dan RSUD Koja.



(Farouq Faza Bagjawan Alnanto)

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Gervin Nathaniel Purba)