Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump terang-terangan menyatakan hendak merebut sumber daya minyak Venezuela. Ketika ditanya oleh wartawan soal rencana jangka pendek Trump setelah menculik Presiden Venezuela Nicolas Maduro, Trump menyebut akan menguasai minyak Venezuela secara total.
"Akses total (terhadap minyak Venezuela). Kita butuh akses total ke minyak dan hal lainnya di negara mereka (Venezuela) untuk membangun kembali," kata Trump.
Sebelumnya, Wakil Kepala Staf Gedung Putih Stephen Miller menyatakan bahwa Amerika Serikat saat ini mengendalikan Venezuela selama masa transisi politik. Dalam wawancara dengan CNN, Miller mengatakan Amerika Serikat menetapkan syarat dan ketentuan aktivitas ekonomi Venezuela. Ia menyebut embargo total terhadap minyak dan perdagangan Venezuela sebagai bukti bahwa Washington memegang kendali.
“Pada dasarnya, kami yang berkuasa. Amerika Serikat mengatur syaratnya,” ujar Miller, dikutip dari media Anadolu, Selasa, 6 Januari 2026.
Miller menegaskan bahwa Venezuela tidak dapat menjalankan perdagangan maupun perekonomian tanpa izin Amerika Serikat. Menurutnya, kondisi tersebut membuat AS secara efektif menjalankan negara itu selama masa transisi.
“Amerika Serikat yang mengendalikan dan menjalankan negara tersebut pada periode ini,” ucap Miller.