10 January 2026 19:51
Satuan Tugas (Satgas) Pemulihan Pascabencana DPR RI menggelar rapat koordinasi bersama Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Pemerintah di Banda Aceh pada Sabtu, 10 Januari 2026. Rakor ini bertujuan untuk mengevaluasi dan mempercepat langkah-langkah pemulihan pascabencana banjir bandang serta tanah longsor yang melanda wilayah Aceh.
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menjelaskan terdapat tiga pemetaan daerah yakni yang sepenuhnya pulih, setengah pulih, dan belum pulih. Daerah yang belum pulih sepenuhnya di antaranya adalah Kabupaten Gayo Lues, Kabupaten Bener Meriah, Kabupaten Aceh Tengah, Kabupaten Aceh Tamiang dan Kabupaten Aceh Timur.
Kondisi ini dinilai berdasarkan sejumlah indikator krusial, mulai dari fungsi pemerintahan, layanan publik seperti kesehatan dan sekolah, akses transportasi darat (jalan nasional hingga jalan desa), serta faktor ekonomi dan sosial masyarakat yang masih terganggu.
Melihat banyaknya akses jalan yang masih terputus dan fasilitas publik yang rusak, Mendagri Tito Karnavian menyarankan penambahan personel TNI dan Polri hingga mencapai 10.000 orang untuk diterjunkan langsung ke lokasi-lokasi terdampak guna mempercepat proses pemulihan rekonstruksi pacabencana.
"Saya sampaikan kepada Pak Kapolri, bisa tidak kira-kira ditambah 5.000 lagi. Kemarin beliau sudah menambah 1.000 sebelum Nataru, alasan Pak Kapolri karena semua kekuatan sedang fokus di Natal dan Tahun Baru. Sekarang Nataru sudah selesai," ujar Tito.
| Baca juga: Satgas DPR Simpulkan 4 Permasalahan Utama Penanganan Bencana di Sumatra |