Kementerian PU Kebut Sekolah Rakyat Banjarbaru, Target Rampung Juli 2026

12 January 2026 19:59

Presiden Prabowo Subianto meresmikan 166 Sekolah Rakyat rintisan yang tersebar di 34 provinsi di Indonesia, Senin 12 Januari 2026. Program ini menyasar 131 kabupaten/kota, khususnya di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

Bersamaan dengan peresmian tersebut, Kementerian Pekerjaan Umum (PU) memulai pembangunan fisik (groundbreaking) untuk 104 bangunan sekolah permanen. Salah satu lokasi prioritas berada di Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan.

Di lokasi ini, pemerintah menyiapkan lahan seluas 9,4 hektare untuk membangun fasilitas pendidikan terpadu mulai dari jenjang SD, SMP, hingga SMA, lengkap dengan asrama putra dan kantin.

Target Rampung Juli 2026

Direktur Jenderal Prasarana Strategis Kementerian PU, Bisma Staniarto, menjelaskan bahwa progres pembangunan di Banjarbaru saat ini berjalan positif.

"Progresnya sudah sekitar 7 persen, ini surplus dari rencana awal yang ditargetkan 4 persen. Meski secara visual belum terlihat tinggi, namun pengerjaan tiang pancang sudah masif. Akhir Januari ini semua pondasi ditargetkan siap," ujar Bisma kepada Metro TV.

Pemerintah menargetkan pembangunan rampung dalam 240 hari kalender kerja atau sekitar bulan Juli 2026. Bisma optimistis target ini tercapai karena konstruksi bangunan sekolah yang hanya 1-2 lantai memungkinkan pengerjaan serentak di lahan yang luas.

Nantinya, sekolah ini diproyeksikan mampu menampung kapasitas hingga 1.000 siswa, dengan prioritas penerimaan bagi siswa dari kategori ekonomi Desil 1 dan Desil 2.

Instruksi Presiden: Jangan Ada Korupsi

Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo, yang memimpin proses groundbreaking menyampaikan pesan khusus dari Presiden Prabowo. Presiden menekankan agar proyek ini bersih dari praktik korupsi dan mengutamakan kualitas bangunan untuk jangka panjang.

"Beliau (Presiden) sangat menekankan agar betul-betul jangan sampai ada korupsi. Harus tepat mutu, tepat kualitas, tepat biaya, dan tepat waktu," tambah Bisma.

Selain Banjarbaru, pembangunan Sekolah Rakyat di Kalimantan Selatan juga dilakukan di dua lokasi lain, yakni Kabupaten Tanah Bumbu dan Barito Kuala. Khusus di Barito Kuala, pengerjaan memerlukan perlakuan teknis khusus (treatment) karena kondisi tanah berupa rawa.

(Farouq Faza Bagjawan Alnanto)

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Sofia Zakiah)