40 Orang Saksi Diperiksa Terkait Kasus Dokter Icha

21 July 2026 19:46

Penyidik Polda Nusa Tenggara Timur memeriksa Ketua IDI Kabupaten Timor Tengah Utara sebagai saksi dalam penyidikan kasus kematian Dokter Icha. Pemeriksaan dilakukan untuk menggali keterangan dan melengkapi alat bukti yang dibutuhkan penyidik guna mengungkap fakta di balik peristiwa tersebut saat Dokter Icha masih dirawat di rumah sakit

Sejauh ini penyidik telah memeriksa sebanyak 40 orang saksi yang terdiri atas sejumlah pihak yang dinilai mengetahui atau memiliki informasi terkait perkara tersebut. Keterangan para saksi akan dianalisis bersama alat bukti lainnya sebagai bagian dari proses penyidikan.

"Bilamana tidak ada tindakan yang tegas, tentunya hal seperti ini akan terjadi terulang terus. Begitu. Itu yang kita hindari. Jadi dua poin itu, poin yang pertama kami meminta adanya perlindungan hukum, yang kedua tindakan tegas terhadap oknum yang melakukan tindakan intimidasi ataupun kekerasan verbal," ujar Ketua IDI Cabang Timor Tengah Utara, Sondang Herikson Panjaitan dalam tayangan Metro Hari Ini Metro TV, Selasa, 21 Juli 2026.

Tim Joint Investigation mengundang keluarga almarhumah Dokter Icha ke Polda NTT. Undangan ini untuk memperoleh informasi terkait perkembangan penyelidikan dugaan intimidasi yang dilaporkan keluarga korban di Polda NTT. 
 


Tim penyidik juga telah melakukan konsultasi dan koordinasi dengan sejumlah ahli untuk memperoleh gambaran menyeluruh mengenai peristiwa yang terjadi pada 13 Juni 2026 lalu. Rencananya dalam pekan ini tim investigasi akan melakukan gelar perkara untuk memastikan proses ini naik ke tahap penyidikan.

"Kami mengundang pihak keluarga, tentunya undangan tersebut sangat bisa antusias oleh keluarga sehingga tadi ada diskusi, diskusi terhadap perkembangan perkaranya. Prinsipnya di penyelidikan ini kami sangat serius dan tadi alhamdulillah komunikasi berjalan dengan baik. Tentunya ke depan ada beberapa hal yang akan kami minta kepada keluarga korban untuk kita saling bersinergi lagi," ujar Dirreskrimum Polda NTT, Kombes Pol. Sigit Haryono.

Dokter Eliza Princila Utami Pakaenoni atau Dokter Icha meninggal dunia pada 26 Juni 2026 lalu, setelah diduga mengakhiri hidupnya akibat mengalami depresi berat. Ia mengalami tekanan psikologis setelah diduga diintimidasi secara verbal oleh tiga oknum anggota DPRD Timor Tengah Utara. Intimidasi tersebut terjadi pada 13 Juni 2026 saat Dokter Icha sedang bertugas di Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Leona, Kefamenanu, Nusa Tenggara Timur. 

(Firny Firlandini Budi)


Close Ads X
Close Ads X