Cuaca Ekstrem di Mina, Jemaah Haji Dilarang Lempar Jumrah Siang Hari

28 May 2026 19:20

Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi melarang jemaah haji Indonesia melakukan lempar jumrah pada pukul 10.00 hingga 14.00 waktu Arab Saudi. Larangan ini diberlakukan menyusul cuaca ekstrem dan tingginya kepadatan jemaah di kawasan Jamarat, Mina.

Ketua PPIH Arab Saudi, Ian Heriawan, mengatakan kebijakan tersebut merupakan instruksi langsung dari Kementerian Haji Arab Saudi demi menjaga keselamatan jemaah selama pelaksanaan lempar jumrah Aqabah.

Selama rentang waktu tersebut, seluruh jemaah diminta tetap berada di dalam tenda dan tidak melakukan pergerakan menuju area jumrah. Petugas haji juga disiagakan untuk memastikan jemaah mematuhi skema pergerakan yang telah ditentukan.

Kasatgas Mina, Khalilurrahman, menyebut suhu panas yang sangat terik berpotensi membahayakan keselamatan jemaah apabila tetap memaksakan diri melontar jumrah pada jam-jam padat.


"Mengingat cuaca saat ini yang sangat panas dan terik, dan memperhatikan himbauan dari Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi, dimohon dengan sangat kepada seluruh jemaah haji untuk tidak melontar di waktu-waktu afdol, di mana akan terjadi kepadatan yang itu akan berakibat terhadap keamanan, keselamatan jemaah haji," ujarnya dalam tayangan Metro Siang Metro TV, Kamis 28 Mei 2026. 

Ia mengimbau jemaah memilih waktu yang lebih aman untuk melaksanakan lempar jumrah, yakni setelah waktu magrib. Selain mengurangi risiko berdesakan, waktu malam dinilai lebih nyaman karena suhu udara di Mina mulai menurun.

Kebijakan ini diterapkan di tengah membludaknya jutaan jemaah haji dari berbagai negara yang menjalani rangkaian ibadah di Mina selama hari tasyrik.

(Reno Panggalih Nuha Lathifah)