MSCI Tunda Tinjauan Ekuitas Indonesia, RI Tetap Emerging Market

24 June 2026 14:44

Morgan Stanley Capital International (MSCI) resmi menunda tinjauan terhadap ekuitas Indonesia. Penundaan ini dilakukan karena penyusun indeks global tersebut membutuhkan waktu lebih lama untuk menilai efektivitas reformasi transparansi pasar modal di Tanah Air.

Dalam rilis resminya, MSCI mengakui dampak positif dari langkah reformasi yang dilakukan Indonesia. Beberapa di antaranya adalah peningkatan pengungkapan pemegang saham di atas satu persen, serta peta jalan peningkatan syarat free float minimum menjadi 15 persen.
 

Baca juga: Status Emerging Market Dipertahankan MSCI Jadi Kabar Baik bagi Pasar Modal RI


Namun, MSCI menegaskan, implementasi konsisten dan efek berkelanjutan di pasar adalah hal utama bagi investor global. Jika tidak ada kemajuan hingga November 2026, MSCI berpotensi melakukan konsultasi untuk menurunkan status Indonesia dari emerging market menjadi frontier market.

Sebelumnya, MSCI juga sudah menurunkan penilaian Indonesia menjadi negatif karena terbatasnya transparansi struktur kepemilikan saham dan adanya perilaku perdagangan terkoordinasi.

Situasi ini membuat banyak pelaku pasar memilih menahan diri karena khawatir akan potensi arus modal keluar. Alhasil, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia merosot menjadi salah satu indeks dengan kinerja terburuk di dunia pada tahun ini.

(Nopita Dewi)


Close Ads X
Close Ads X