NEWSTICKER

Fact Check: Misteri Kematian AKBP Buddy

N/A • 2 May 2023 11:38

Meninggalnya Kasat Narkoba Polres Metro Jakarta Timur, AKBP Buddy Towoliu masih menyisakan misteri. Beberapa fakta yang dikemukakan polisi menjadi pertanyaan pihak keluarga. 

Polres Metro Jakarta Timur mengungkapkan, AKBP Buddy tiba di Polres Jaktim pukul 05.45 WIB pada 29 April 2023, ia kemudian turun lift meninggalkan Polres Jaktim pukul 09.11 WIB.

Lalu, AKBP Buddy terlihat di Stasiun Jatinegara melalui rekaman CCTV pukul 09.21 WIB. Bahkan, ada juga saksi masinis yang mengaku melihat AKBP Buddy jalan sendirian menuju rel kereta api di Stasiun Jatinegara.

Menurut polisi, AKBP Buddy sengaja menabrakkan diri ke kereta api yang saat itu kecepatan kereta api Tegal Bahari adalah 27 km/jam, hingga meninggal dunia pukul 09.31 WIB.

Polisi juga memaparkan sejumlah fakta atas kasus bunuh diri AKBP Buddy ini. Dikatakan AKBP Buddy pernah 'curhat' tentang penyakitnya ke Kapolres Jakarta Timur. Diketahui AKBP buddy memiliki penyakit empedu dan baru menjalani operasi.

Sempat beredar isu bahwa meninggalnya AKBP Buddy ada kaitannya dengan mafia narkoba. Namun, polisi membantah tidak ada keterlibatan mafia narkoba.

Keluarga juga sempat menuding adanya telepon misterius sekitar satu jam, sebelum AKBP Buddy ditemukan meninggal. Namun, dari penelusuran polisi, kontak terakhir AKBP Buddy justru dengan pihak keluarganya sendiri, sehingga tidak tepat dikatakan jika ada telepon misterius.

Selain itu, Puslabfot Polri mengungkap tidak ditemukan adanya kandungan racun, narkoba, maupun alkohol dalam tubuh AKBP Buddy. 

Sementara pihak keluarga AKBP Buddy, hingga kini menolak jika AKBP Buddy disebut bunuh diri, karena adanya sejumlah kejanggalan yang dipertanyakan pihak keluarga.

Keluarga menyebut penyakit empedu AKBP Buddy tidaklah menjadi beban, karena pasca operasi kondisi AKBP Buddy cenderung semakin pulih. Keluarga juga menyebut selama ini tidak ada catatan gangguan kejiwaan pada AKBP Buddy.

Keluarga menuding jika AKBP Buddy bunuh diri, cara bunuh diri yang dipilih tidak masuk akal. Bahkan yang paling janggal bagi keluarga adalah, jika AKBP Buddy benar bunuh diri, kenapa tidak ada surat wasiat, seperti yang biasa diberikan pelaku bunuh diri kepada keluarga mereka.

Kejanggalan inilah yang membuat pihak keluarga ngotot menolak pernyataan AKBP Buddy meninggal disebut bunuh diri dan meminta pihak kepolisian untuk mengungkap penyebab kematian AKBP Buddy.
(Nienda Farras Athifah)