6 April 2023 16:02
Setelah terungkapnya kasus dukun pengganda uang Mbah Slamet alias Tohari di Banjarnegara, Jawa Tengah. Kepolisian Banjarnegara terus menerima laporan dari masyarakat mengenai anggota keluarga yang hilang. Laporan masyarakat ini masih di data oleh petugas kepolisian yang kemudian akan dicocokan berdasarkan data berupa foto, identitas dan ciri-ciri.
Sejumlah warga atau keluarga yang diduga korban dukun jagal Slamet Tohari, berdatangan ke pos pengaduan orang hilang Polres Banjarnegara.
Ada dua keluarga yang diperiksa tim DVI, untuk mencocokan DNA korban dengan DNA dan data keluarga, Kamis (6/4/2023) siang.
Kabid Dokkes Polda Jawa Tengah Kombes Pol Sumy Hastry Purwanti mengatakan, Polres Banjarnegara dan Polda Jawa Tengah saat ini sudah membuka pos DVI antemortem di dua lokasi, yakni Polres Banjarnegara dan Polda Jawa Tengah.
Hal tersebut untuk memudahkan pencocokan data bagi masyarakat yang merasa anggota keluarganya merupakan korban Slamet Tohari (Mbah Slamet).
Masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarganya diminta melapor ke pos DVI ante mortem di Polres Banjarnegar dan Polda Jawa Tengah, dengan membawa identitas korban, foto korban dan sejumlah dokumen pendukung lainnya.