Karhutla Merembet ke Makam Batu Tradisional Toraja

27 October 2026 16:04

Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda Dusun Salurea, Ranri, Kabupaten Toraja Utara, Sulawesi Selatan, meluas hingga menghanguskan area kuburan batu tradisional khas suku Toraja. Imbasnya, puluhan jasad di situs pemakaman Liang Pongtimban terpaksa dievakuasi darurat oleh warga.

Liang Pongtimban merupakan pemakaman tradisional berupa lubang-lubang pahatan di tebing batu yang biasa digunakan untuk menyimpan peti jenazah satu rumpun keluarga. Rambatan api yang cepat membuat sejumlah jasad dan peti tua di dalam liang tersebut hangus terbakar.

Kepala Seksi (Kasi) Pembinaan dan Pencegahan Bahaya Kebakaran Toraja Utara, Asran Mantong, mengungkapkan bahwa warga setempat berupaya keras menyelamatkan sisa jenazah dari kepungan api.

"Yang tertimpa (kebakaran) lahan masyarakat, petani, dan liang-liang. Sempat ada sekitar 20 jasad yang diangkat dari dalam oleh masyarakat. Namun, jasad di kuburan tua atau liang yang tidak sempat diangkat akhirnya terbakar," jelas Asran, dikutip dari Breaking News, Metro TV, Selasa 27 Oktober 2026.
 



Upaya pemadaman dihadapkan pada sejumlah kendala. Selain keterbatasan pasokan air, medan tebing pemakaman sangat terjal dan sulit dijangkau oleh armada kendaraan pemadam.

"Kesulitan kami di lapangan yang pertama adalah soal air. Kedua, akses masuk ke dalam kuburan tua sangat terjal, dan banyak batu yang berjatuhan saat kami melakukan penyemprotan ke atas," tambah Asran.

Setelah melalui upaya keras warga dan petugas yang berjibaku di lokasi yang ekstrem, kobaran api akhirnya berhasil dipadamkan. Peristiwa terbakarnya situs pemakaman leluhur ini telah dilaporkan kepada pihak Polres Toraja Utara untuk penanganan lebih lanjut.

(Sofia Zakiah)


Close Ads X
Close Ads X