Isak Tangis Warnai Pemakaman Prajurit TNI Korban Kecelakaan Helikopter

6 November 2026 10:09

Suasana duka dan isak tangis mewarnai prosesi pemakaman Letnan Kolonel (Letkol) CPN Anumerta Dudi Firmansyah, prajurit TNI Angkatan Darat (AD) yang gugur dalam kecelakaan helikopter saat menjalankan misi kemanusiaan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Tengah (Kalteng). Almarhum dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Cikutra, Bandung, Jawa Barat (Jabar), Kamis, 5 November 2026.

Tidak hanya Dudi, dua rekannya yang lain juga menjadi korban dari kecelakaan naas tersebut. Badan Penanggulangan Bencana Nasional (BNPB) menyampaikan duka cita yang mendalam atas gugurnya ketiga prajurit yang tengah menjalankan misi kemanusiaan tersebut.

"Kami atas nama BNPB dan Pemerintah Republik Indonesia mengucapkan rasa duka yang mendalam atas gugurnya tiga orang prajurit TNI Angkatan Darat dalam operasi penanggulangan karhutla di Kalimantan Tengah kemarin," kata Kepala BNPB Letjen TNI Kristomei Sianturi, dikutip dari tayangan Selamat Pagi Indonesia Metro TV, Jumat, 6 November 2026.
 


Sebelumnya, helikopter milik TNI AD mengalami kecelakaan saat melaksanakan operasi water bombing dalam upaya pemadaman karhutla di Kalteng pada Rabu, 4 November 2026. Tiga prajurit TNI AD gugur dalam kecelakaan itu, termasuk Dudi. Dua lainnya yakni Kapten CPN Anumerta Nurhafiz Akbar Rizki Hartio yang dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Nasional (TMPN) Giri Tunggal, Semarang, Jawa Tengah (Jateng). 

Sedangkan Sertu Anumerta Heri Prasetyo diduga masih terjepit di dalam badan helikopter yang tenggelam. Helikopter tersebut ditemukan dalam kondisi terbalik di perairan Desa Pematang Limau, Kabupaten Seruyan, Kalteng pada kedalaman sekitar enam meter. 

"Kecelakaan saat melaksanakan water bombing. Jadi satu kali sudah dilaksanakan dengan aman, kemudian yang kedua kalinya terjadi crash. Sekarang sedang dalam pencarian, satu lagi korban masih ada di dalam heli," jelas Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto. 

"Karena hasil laporan dari SAR dan TNI yang di lokasi, arus di dalam lautnya deras dan laut berombak, tetapi kita insyaallah segera bisa mengevakuasi satu korban yang masih di dalam heli dan posisi heli sudah ditemukan," lanjut dia. 

(Lutfia Azzahra)

(Husen Miftahudin)


Close Ads X
Close Ads X