11 October 2026 18:34
Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai di Kabupaten Kampar, Riau, sukses menyelenggarakan Simposium Internasional 2026. Acara yang mengusung tema "Bridging Fragmentation" ini menyoroti peran strategis kebun raya dan kawasan pelestarian kampus dalam menjaga keanekaragaman hayati, khususnya pelestarian warisan Hutan Hujan Tropis Sumatra.
Kegiatan ini diawali dengan diskusi panel selama satu hari penuh di Hotel Pangeran Pekanbaru pada Kamis, 8 Oktober 2026. Simposium tersebut menghadirkan pakar lingkungan dan botani dari lima negara, yakni Australia, Tiongkok, Belanda, Malaysia, dan Brunei Darussalam, yang saling bertukar gagasan mengenai pengelolaan kawasan konservasi. Forum ini turut melibatkan unsur pemerintahan, praktisi lingkungan, mahasiswa, hingga pelajar.
Usai agenda diskusi, rangkaian acara berlanjut pada keesokan harinya dengan Grand Opening Kebun Raya Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai di Bangkinang, Kampar. Peresmian ini ditandai dengan kegiatan trekking penjelajahan alam yang diikuti oleh para pembicara internasional, pelajar, serta dihadiri langsung oleh Bupati Kampar Ahmad Yuzar dan jajaran Forkopimda.
Dalam kunjungannya, para ahli mancanegara seperti Dr. Alastair Robinson dari Royal Botanic Gardens Victoria, Australia, berkesempatan melihat langsung potensi dan pengelolaan kebun raya di lingkungan perguruan tinggi tersebut.