5 July 2023 10:12
Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD mendorong Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menuntaskan polemik eks penyidik Lembaga Antikorupsi yang diduga memiliki transaksi janggal Rp300 miliar.
"Ya biar KPK ya yang menyelesaikan itu, itu kan masuk. Kalau dia belum pejabat negara berarti nanti yang memeriksa biar Polri, ya kan, ya itu saja, saya enggak ikut menangani dulu," kata Mahfud di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa, 4 Juli 2023.
Informasi adanya eks penyidik KPK yang punya rekening gendut datang dari mantan penyidik KPK Novel Baswedan. Total transaksi mencapai ratusan miliar hingga triliunan rupiah.
"Nilai transaksinya Rp300 miliar, dan saya duga lebih, ada yang katakan hampir Rp1 triliun bahkan," kata Novel dalam telekonferensi yang dikutip pada Senin, 3 Juli 2023.
Novel menyebut pegawai itu dulunya bekerja sebagai penyidik KPK. Saat ini, dia sudah dikembalikan ke Polri yang merupakan instansi asalnya.
Menurut dia, transaksi mencurigakan itu sudah terendus Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK). Aliran dana itu disebut terlalu berisiko.