NEWSTICKER

Kasus Brigadir J, Mabes Polri: Bharada E Hanya Eksekutor, Ada yang Perintahkan

4 August 2022 18:03

Hasil sementara penyelidikan Bareskrim Mabes Polri terhadap kasus tewasnya Brigadir J, menyimpulkan bahwa Bharada E hanyalah eksekutor. Ada kemungkinan pihak lain bertindak sebagai pemberi perintah atau persekongkolan di balik 'tembak menembak' di rumah dinas Ijen Ferdy Sambo.

Kemungkinan tersebut terungkap dari pernyataan Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri, Brigjen Andi Rian Djajadi, mengenai tentang hasil sementara olah tempat kejadian perkara, pra-rekontruksi dan pemeriksaan para saksi. Bahwa kepada Bharada E yang telah ditetapkan sebagai tersangka akan dikenakan pasal 338 juncto 56 dan 56 UU KUHP.

"Jadi itu (tembakan dari Bharada E -red) bukan bela diri," ujar Brigjen Andi Rian Djajadi, di Mabes Polri, Jakarta, Kamis (4/7/2022).

Kesimpulan tersebut bertentangan dengan pernyataan pada awal penanganan kasus, bahwa yang terjadi adalah tembak menembak berawal dari tembakan Brigadir J menjawab teguran Bharada E. Bharada E menegur Brigadir J karena mendapatinya keluar dari kamar pribadi istri Irjen Ferdy Sambo.

Irjen Ferdy Sambo menolak menanggapi hasil sementara penyidikan kasus yang menyeretnya tersebut. Dirinya meminta agar masyarakat tidak berspekulasi terlalu jauh dan mohon maaf atas kasusnya di rumah dinasnya yang menghebohkan ini.

"Kepada seluruh pihak-pihak dan masyarakat untuk bersabar dan tidak memberikan asumsi, persepsi yang menyebabkan simpang siurnya peristiwa di rumah dinas saya," uhar Irjen Ferdy Sambo usai menjalani pemeriksaan di Mabes Polri.