14 May 2026 12:31
Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) berkolaborasi dengan Media Indonesia dan Dewan Pers melatih puluhan jurnalis serta pers mahasiswa di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara mengenai penggunaan Artificial Intelligence (AI) dalam menunjang kerja-kerja jurnalistik.
Pelatihan penggunaan AI yang digelar Kementerian Komdigi berkolaborasi dengan Dewan Pers dan Media Indonesia membedah bagaimana AI dapat menjadi peluang sekaligus tantangan bagi integritas jurnalistik di Indonesia.
Direktur Ekosistem Media Komdigi, Farida Dewi Maharani mengungkapkan meskipun AI mampu mempercepat kerja redaksi, namun nilai-nilai dasar seperti verifikasi, independensi, dan juga akurasi tetap terus menjadi tanggung jawab manusia.
“Dengan AI ini yang namanya konten manipulatif agak sulit dibedakan. Tentunya tanpa AI sendiri banjir informasi menjadi tantangan tersendiri. Yang kedua tadi yang manipulatif. Terus yang ketiga adalah bagaimana AI ini tidak menggantikan manusia, tidak menggantikan jurnalis. Bagaimanapun juga peran jurnalis tetap harus di belakangnya.” kata Direktur Ekosistem Media Komdigi, Farida Dewi Maharani, dikutip dari tayangan Metro Pagi Primetime, Metro TV, Kamis, 14 Mei 2026.
| Baca juga: Komdigi Berkoordinasi dengan Polri Tangani Kasus Judol di Hayam Wuruk |