Trump Beraksi, Rupiah Kontraksi?

20 January 2026 23:32

Nilai tukar Rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat (AS) semakin tertekan hingga mendekati level psikologis Rp17.000 per Dolar AS. Pelemahan mata uang Garuda ini dipicu oleh meningkatnya ketegangan geopolitik global akibat serangkaian aksi agresif Presiden AS, Donald Trump.

Setelah memimpin invasi ke Venezuela, Trump kini melancarkan provokasi terkait penguasaan Greenland. Ia mengancam akan memberlakukan tarif impor tinggi mulai 1 Februari kepada delapan negara Eropa (Finlandia, Denmark, Jerman, Prancis, Inggris, Belanda, Swedia, dan Norwegia) jika menentang rencana tersebut. Tak berhenti di situ, Trump juga memberikan sinyalemen keras terkait perlunya pergantian kepemimpinan di Iran.

Rangkaian aksi ini, ditambah dengan blokade pasokan minyak Venezuela ke Tiongkok, membuat posisi Dolar AS semakin perkasa (greenback) sementara ekonomi Tiongkok yang merupakan mitra dagang utama Indonesia berpotensi melambat.

Akan seperti apa aksi beruntun Trump ini berdampak terhadap ekonomi dunia, khususnya juga kepada nilai tukar rupiah?

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Sofia Zakiah)