Iran Tuding AS Berulang Kali Berbohong Terkait Kemenangan Perang

28 May 2026 15:23

Wakil Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran, Ali Bagheri, menilai Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump berulang kali berbohong tentang kemenangan atas Iran selama ini. Padahal fakta yang terjadi tidak demikian. 

"AS telah berulang kali berbohong di sepanjang jalan yang mereka tempuh selama beberapa bulan terakhir. Faktanya, kenyataan telah menunjukkan betapa jauhnya mereka dari kebenaran," kata Bagheri dikutip dari tayangan Metro Pagi Primetime Metro TV, Kamis 28 Mei 2026. 

Menurut Bagheri, konsep perdamaian yang dijalankan AS justru dibangun melalui kekerasan dan agresi. Bukan lewat diplomasi.

“AS mengatur dunia dengan konsep perdamaian melalui kekerasan, sebuah konsep yang berasal dari era barbarisme,” ujar Bagheri.


Ia menegaskan Republik Islam Iran percaya bahwa perdamaian hanya dapat dibangun melalui dialog, kerja sama, dan diplomasi antarnegara.

Bagheri juga menyebut AS tidak benar-benar menginginkan penyelesaian damai, karena terus mengedepankan tekanan dan tuntutan yang dinilai berlebihan terhadap Iran.

“AS terus mengejar tuntutan berlebihan sebagai bagian dari agresi berkelanjutan terhadap Republik Islam Iran,” katanya.

Dia menegaskan, satu-satunya jalan menuju perdamaian adalah AS meninggalkan tuntutan yang dianggap tidak sah terhadap Iran.

(Reno Panggalih Nuha Lathifah)