Iran Pulihkan Produksi Gas South Pars usai Serangan AS-Israel

Aktivitas truk di sekitar fasilitas minyak South Pars milik Iran. (Anadolu Agency)

Iran Pulihkan Produksi Gas South Pars usai Serangan AS-Israel

Muhammad Reyhansyah • 28 May 2026 14:03

Teheran: Iran menyatakan produksi di ladang gas South Pars telah kembali ke kapasitas sebelum perang setelah menjalani operasi perbaikan intensif pascaserangan Amerika Serikat dan Israel.

Mengutip laporan kantor berita Fars via Press TV, Kamis, 28 Mei 2026, para insinyur dan spesialis Iran berhasil menyelesaikan perbaikan fasilitas yang mengalami kerusakan akibat serangan selama konflik.

Operasi perbaikan disebut difokuskan pada jalur pipa utilitas dan bahan baku yang berada di luar zona utama petrokimia.

Washington dan Tel Aviv sebelumnya menargetkan Kawasan Energi Ekonomi Khusus South Pars pada awal April dengan tujuan merusak infrastruktur penting dan melemahkan ekonomi Iran.

Menurut laporan tersebut, kompleks South Pars kini mulai mengembalikan tingkat produksi ke level sebelum perang yang pecah pada 28 Februari lalu.

Pada hari itu, Amerika Serikat dan Israel disebut melancarkan serangan yang menewaskan Pemimpin Revolusi Islam Iran Ayatollah Sayyed Ali Khamenei bersama sejumlah pejabat senior lainnya.

Dalam beberapa hari berikutnya, sejumlah infrastruktur strategis Iran juga dilaporkan mengalami kerusakan besar.

Iran kemudian melancarkan serangan balasan terhadap aset-aset Amerika Serikat di kawasan serta target-target di wilayah Israel.

Rangkaian serangan tersebut akhirnya mendorong tercapainya gencatan senjata yang mulai berlaku pada 8 April, meski situasi kawasan disebut masih rapuh.

Baca juga:  AS Kembali Serang Iran usai Trump Mengaku Tak Puas dengan Negosiasi Damai

(Willy Haryono)