Instagram Luncurkan Fitur Notifikasi ke Orang Tua Jika Remaja Cari Konten Bunuh Diri-Melek Teknologi

11 March 2026 08:38

Jakarta: Di era digital saat ini, media sosial semakin digandrungi semua kalangan mulai dari orang tua hingga remaja. Namun, tidak sedikit yang menyalahgunakannya. Salah satunya yaitu dengan menonton konten sensitif yang mengundang reaksi seperti bunuh diri. 

Tapi tenang, platform media sosial Instagram kini menghadirkan fitur perlindungan baru untuk akun remaja. Fitur ini memungkinkan orang tua menerima notifikasi jika anak mereka berulang kali mencari konten yang berkaitan dengan bunuh diri atau menyakiti diri sendiri dalam waktu singkat.

Langkah ini menjadi bagian dari sistem parental supervision atau pemantauan orang tua yang sebelumnya telah diperkenalkan oleh platform tersebut.
 

 

Notifikasi Langsung ke Orang Tua

Dalam pembaruan terbarunya, Instagram akan mengirimkan pemberitahuan khusus kepada orang tua apabila sistem mendeteksi pola pencarian sensitif terkait self-harm atau bunuh diri pada akun remaja.

Pemberitahuan tersebut dapat diterima melalui:
  • Email
  • SMS
  • WhatsApp
Tujuannya bukan untuk menghukum remaja, melainkan agar orang tua dapat lebih cepat menyadari potensi risiko dan memberikan dukungan emosional yang dibutuhkan.

Sistem Penyaringan dan Pengalihan ke Bantuan

Sebelumnya, Instagram juga telah menerapkan kebijakan pemblokiran terhadap istilah pencarian yang berhubungan dengan bunuh diri untuk akun remaja. Jika pengguna mencoba mencari kata kunci sensitif, sistem akan:
  • Membatasi hasil pencarian
  • Mengarahkan pengguna ke layanan bantuan
  • Menampilkan sumber daya kesehatan mental resmi
Langkah ini dirancang untuk meminimalkan paparan konten berbahaya sekaligus mendorong akses ke dukungan profesional.

Peluncuran Bertahap

Fitur notifikasi ini akan diluncurkan secara bertahap, dimulai dari Amerika Serikat, Inggris, Australia, dan Kanada. Negara lain disebut akan menyusul pada tahap berikutnya.

Upaya Perlindungan Ruang Digital

Kebijakan baru ini menjadi bagian dari upaya platform media sosial untuk menciptakan ruang digital yang lebih aman bagi pengguna usia muda yang secara emosional lebih rentan terhadap tekanan sosial dan paparan konten sensitif.

Meski teknologi tidak dapat sepenuhnya menggantikan peran komunikasi langsung dalam keluarga, sistem deteksi dini seperti ini diharapkan dapat membantu mengidentifikasi tanda bahaya lebih awal.
 
Perlindungan kesehatan mental remaja kini tidak hanya menjadi tanggung jawab keluarga, tetapi juga platform digital yang menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari mereka.

Jangan lupa saksikan MTVN Lens lainnya hanya di Metrotvnews.com. 

(Calista Vanis)

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Zein Zahiratul Fauziyyah)