Pemudik di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang Pilih Berangkat Lebih Awal

11 March 2026 15:21

Semarang: Sejumlah masyarakat di Jawa Tengah mulai melakukan perjalanan mudik lebih awal menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah. Langkah ini dipilih untuk menghindari kepadatan yang biasanya terjadi saat puncak arus mudik.

Di Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang, arus penumpang kapal laut sudah mulai terlihat. Berdasarkan data PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) Cabang Semarang, hingga saat ini jumlah penumpang yang turun tercatat mencapai sekitar 3.330 orang. Sementara itu, jumlah penumpang yang berangkat atau naik kapal mencapai sekitar 250 orang.

Periode angkutan Lebaran melalui layanan PT Pelni di pelabuhan tersebut telah dimulai sejak 6 Maret dan akan berlangsung hingga 6 April 2026. Meski arus mudik sudah mulai terlihat, puncak lonjakan penumpang di Semarang diperkirakan baru akan terjadi pada 17 Maret mendatang.

 

Rute perjalanan dengan jumlah penumpang terbanyak tercatat berasal dari Kumai menuju Semarang, diikuti rute dari Sampit dan Pontianak.

Kepala PT Pelni Cabang Semarang, Yuniati Fatimah, mengatakan pihaknya telah menambah armada kapal untuk mengantisipasi peningkatan jumlah penumpang selama masa angkutan Lebaran.

“Untuk cabang Semarang, armada yang sebelumnya hanya dua kapal, yakni KM Kelimutu dan KM Lawit, kini ditambah tiga kapal lagi yaitu KM Awu, KM Leuser, dan KM Bukit Raya sehingga total menjadi lima armada,” ujar Yuniati.

Menurutnya, jumlah penumpang pada musim mudik tahun ini diproyeksikan relatif stabil atau tidak jauh berbeda dibandingkan tahun 2025. Hal ini dipengaruhi adanya ramp check serta penyesuaian kapasitas dispensasi kapal guna memastikan keselamatan penumpang selama perjalanan.

“Proyeksi penumpang tahun ini relatif stabil dibandingkan tahun lalu karena adanya ramp check serta penyesuaian kapasitas kapal untuk menjamin keselamatan penumpang,” kata Yuniati.

Sementara itu, salah satu penumpang kapal, Musriah, mengaku memilih mudik lebih awal dari Jawa Tengah menuju Kumai untuk menghindari kepadatan pada puncak arus mudik.

“Saya memilih berangkat lebih awal supaya tidak terlalu ramai saat puncak arus mudik nanti,” kata Musriah.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Zein Zahiratul Fauziyyah)